Jangan Tunggu Rusak! Ini Tanda Motor Sudah Waktunya Servis
Pentingnya merwat Motor Dan Menjaga --ist/jambi-independent.co.id--
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Memiliki kendaraan roda dua di era mobilitas tinggi seperti saat ini memang memberikan banyak kemudahan.
Selain jauh lebih hemat dari segi biaya transportasi harian, fleksibilitas motor juga membukakan banyak peluang produktif.
Namun, tingginya angka kepemilikan sepeda motor sayangnya belum diimbangi dengan kesadaran para pemiliknya untuk memberikan perawatan berkala.
Banyak orang mengabaikan jadwal pemeliharaan rutin, padahal biaya untuk servis berkala jauh lebih murah dan terjangkau dibandingkan risiko kerugian finansial yang besar apabila motor sampai mengalami kerusakan parah hingga harus turun mesin.
BACA JUGA:Cuci Motor Terlalu Sering Ternyata Bisa Berdampak, Benarkah?
Ketidakpekaan pemilik kendaraan sering kali membuat mereka melewatkan "sinyal" atau tanda-tanda awal dari motor yang sudah meminta perawatan.
Indikator fisik paling nyata biasanya dimulai saat motor sangat sulit dihidupkan di pagi hari—sebuah kondisi yang kerap disalahartikan sebagai efek udara dingin, padahal berakar dari masalah pada karburator, setelan klep, atau kondisi busi.
Gejala ini umumnya diikuti oleh mesin yang tidak mau berputar secara stasioner atau langsung mati saat tuas gas dilepas, serta munculnya suara berisik yang tidak wajar akibat komponen yang aus seperti *timing chain* atau penggunaan oli yang sudah terlalu lama tidak diganti.
BACA JUGA:20 Ribu Orang Coba Rinso di Warung, Kampanye Digital Ini Beri Dampak Tak Terduga di Jawa Barat
Saat dibawa berkendara, penurunan performa motor yang aus akan semakin terasa dan mengganggu kenyamanan.
Akselerasi pada tarikan awal dan gigi rendah terasa sangat berat serta loyo, perpindahan gigi menjadi tidak lancar, dan kecepatan maksimal kendaraan pun tidak akan pernah tercapai.
Selain masalah pada transmisi dan tenaga, setelan karburator yang bergeser dari waktu ke waktu juga bisa memicu getaran berlebih pada bodi motor.
Indikasi yang lebih parah ditandai dengan munculnya kepulan asap dari knalpot: asap hitam menandakan campuran bahan bakar yang tidak sempurna, sedangkan asap putih menjadi sinyal bahaya bahwa oli mesin telah bocor dan ikut terbakar di ruang piston.
BACA JUGA:Gelapkan Duit Arisan Jutaan Rupiah, Perempuan Asal Bungo Diringkus Polisi di Solok Sumatera Barat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


