bank jambi terbaru

23 Wartawan Dinyatakan Kompeten, UKW PWI Kota Jambi Angkatan 14

23 Wartawan Dinyatakan Kompeten, UKW PWI Kota Jambi Angkatan 14

23 Wartawan Dinyatakan Kompeten UKW PWI Kota Jambi Angkatan 14--

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID — Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kota Jambi Angkatan 14 selesai digelar setelah berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu (11-12/9/2026), di Abadi Hotel Jambi.

Dari peserta yang mengikuti ujian, 23 wartawan dinyatakan kompeten. Sementara satu peserta dinyatakan belum kompeten dan dua peserta lainnya tidak hadir.

UKW kali ini diikuti wartawan dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi serta beberapa daerah di luar Jambi. Para peserta terbagi dalam lima kelas, yakni dua kelas muda, dua kelas madya, dan satu kelas utama.

Salah satu peserta dari harian Pagi Jambi Independent, Saprizal Pradana Zebua, mengikuti UKW pada kelas Madya dan dinyatakan kompeten.

BACA JUGA:PWI Kota Jambi Dilantik, Maulana Titip Pesan Profesionalisme dan Kolaborasi

Penutupan UKW berlangsung Sabtu 12 September 2026 dan diisi dengan penyampaian evaluasi serta pesan kepada peserta yang telah mengikuti proses pengujian.

Ketua Tim Penguji UKW PWI Pusat, Nurcholis, mengatakan UKW tidak hanya menguji kemampuan teknis wartawan, tetapi juga melihat sejumlah aspek yang penting dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, ada empat aspek utama yang menjadi perhatian dalam pengujian, yakni skill, knowledge, awareness, dan leadership.

Aspek skill berkaitan dengan kemampuan teknis wartawan, seperti menulis, mengolah informasi, dan memahami materi yang menjadi tugasnya.

Sementara knowledge mencakup pemahaman mengenai jurnalistik serta pengetahuan umum maupun khusus sesuai bidang liputan.

BACA JUGA:Simak! Ini Nama-nama Pengurus Baru PWI Provinsi Jambi, Ketum PWI Pusat Ajak Jaga Kekompakan dan Persatuan

"Pertama, skill, seperti menulis, mengolah, memahami. Kedua, knowledge tentang jurnalistik, pengetahuan umum maupun khusus berkaitan dengan penugasan," ujar Nurcholis.

Aspek berikutnya adalah awareness, yaitu kemampuan wartawan melihat nilai dari sebuah peristiwa dan menentukan apakah suatu informasi memiliki nilai berita.

"Tujuannya adalah melatih sense of news kita, supaya berita kita punya news value," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait