bank jambi baru

Bensin Campur-Campur, Apakah Aman untuk Mesin Motor?

Bensin Campur-Campur, Apakah Aman untuk Mesin Motor?

Ilusrasi efek mencampur BBM pada kendaraan. --ist/jambi-independent.co.id--

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pertalite dan pertamax saat ini jadi bahan bakar minyak (BBM) paling banyak digunakan pengguna kendaraan baik sepeda motor maupun mobil di Indonesia, apalagi setelah bensin dibatasi di SPBU-SPBU.

Pernah kehabisan bensin yang biasa dipakai, kemudian mendadak menggantinya karena di SPBU kebetulan kehabisan? Dan tanpa rencana sehingga tanpa disadari pemilik kendaraan kadang mencampur kedua jenis BBM dalam mesin.

Misalnya kali ini pakai Pertalite, pada lain waktu karena berbagai alasan mengisi pertamax ke tangki kendaraannya. Ternyata ini berbahaya loh untuk mesin. Sebagai contoh, saat ini motor biasa diisi dengan memakai BBM dengan jenis Pertalite.

Namun, pada waktu-waktu tertentu, karena ada berbagai alasan dari pemilik kendaraan, BBM yang dipakai berganti jadi pertamax.

BACA JUGA:Tren Helm Full Face di Kalangan Pengendara Muda: Bukan Sekadar Gaya

Mencampurkan kedua jenis BBM tersebut memang bisa saja dilakukan, karena keduanya merupakan BBM berjenis bensin.

Zat yang terkandung di dalamnya juga sama, sehingga tetap bisa untuk dicampurkan dalam penggunaannya.

Namun, mencampur BBM sebenarnya bukan hal yang direkomendasikan, karena setiap jenis bensin memiliki perbedaan dari segi karakteristik.

Kedua jenis BBM yang banyak dipakai, yaitu Pertalite dan Pertamax, memiliki karakter sulfur yang berbeda.

BACA JUGA:Berburu Mobil Keluarga: Mengapa Toyota Innova Reborn Diesel 2019 Bekas Masih Jadi Favorit?

Selain itu, muatan dari kedua BBM tersebut juga berbeda, termasuk tingkat oktan yang dimilikinya.

Terdapat berbagai dampak negatif yang bisa timbul jika Anda mencampurkannya. Hal ini sebaiknya menjadi perhatian dan pertimbangan untuk Anda.

Menurunnya Performa Mesin

Dampak lainnya yang bisa terjadi yaitu menurunnya performa dari motor atau mobil Anda. Pola pengisian BBM dengan mencampurkan jenis yang berbeda, bisa memberikan dampak negatif pada mesin kendaraan.

BACA JUGA:Beli Kuota, Kesempatan Tamasya! by.U Ajak Anak Muda Sumbagsel Jelajahi Bali Utara hingga Vietnam

Jika Anda memakai jenis bahan bakar yang berbeda, maka bahan bakar tersebut tidak bisa melebur dengan sempurna. Selanjutnya, akan berdampak terhadap munculnya residu yang bisa menghasilkan kerak.

Kondisi yang tidak baik tersebut dapat menjadi pemicu menurunnya performa dari mesin kendaraan Anda. Jika hal ini dibiarkan, maka performanya bisa terus menurun dan hal ini pastinya tidak Anda harapkan.

Menurunnya performa mesin bukan hanya mengganggu kenyamanan dalam berkendara, tetapi juga bisa menimbulkan berbagai risiko dari segi keselamatan ketika sedang berkendara.

Terjadi Kerusakan pada Sistem Bahan Bakar dan Mesin Kendaraan

BACA JUGA:Perebutan Kursi Ketua IMI Jambi 2026-2030 Segera Dimulai, Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi Para Kandidat

Bahaya mencampur BBM yang tidak sesuai bisa memicu terjadinya berbagai jenis kerusakan pada sistem bahan bakar dan mesin kendaraan.

Kinerja pompa bensin bisa menjadi terganggu sehingga menyebabkan terjadinya berbagai hal.

Sebagai contoh, menyebabkan tarikan mesin jadi berat atau bahkan membuat mesin hilang tenaga.

Sistem pengapian pada mesin kendaraan juga bisa menjadi tidak maksimal kinerjanya.

BACA JUGA:Selisih Kas Rp10 Miliar di PT KMB di Merangin Terbongkar, Polisi Tahan Eks Kasir dan Sita 4 Mobil

Hal ini bisa berdampak pada mesin kendaraan yang susah dihidupkan atau menjadi mati.

Risiko Kebakaran

Risiko bahaya lain yang bisa timbul dari pencampuran BBM dengan bahan lainnya yaitu risiko kebakaran. Pencampuran yang tidak tepat bisa menimbulkan berbagai reaksi berbahaya, salah satunya yaitu bisa terjadi kebakaran.

Itulah berbagai penjelasan tentang mencampur bahan bakar minyak, termasuk berbagai dampak negatif yang bisa timbul.

BACA JUGA: Kenapa Kita Lebih Suka Makan Manis Saat Stres? Ini Penjelasannya

Mencampurkan dua jenis BBM yang berbeda memang bisa dilakukan, namun bukan merupakan hal yang direkomendasikan karena memiliki berbagai dampak negatif.

Maka, sebaiknya tidak Anda lakukan, supaya tetap bisa menjaga performa mesin kendaraan Anda.

Selain itu, mencampurkan BBM dengan bahan lain juga sebaiknya tidak Anda lakukan. Berbagai risiko bisa timbul karena hal tersebut dan tentunya bisa berbahaya untuk mesin kendaraan Anda.

Oleh sebab itu, pastikan bahwa BBM untuk kendaraan Anda tidak tercampur atau terkontaminasi dengan zat lain, misalnya air atau berbagai jenis bahan kimia.

BACA JUGA:Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat

Jika Anda merupakan pemilik kendaraan motor atau mobil, risiko mencampur BBM ini penting untuk diketahui dan diperhatikan. *

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait