Maulana: Sekolah Rakyat Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan
Maulana: Sekolah Rakyat Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan--
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Jambi Tahun Ajaran 2026/2027 yang dibuka Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo.
Menurut Maulana, program yang digagas Pemerintah Pusat tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus membangun karakter dan keterampilan sebagai bekal masa depan.
"Sejak awal kami mengusulkan agar Kota Jambi menjadi salah satu daerah penerima program ini. Dengan tingkat urbanisasi yang tinggi, masih banyak anak dari keluarga prasejahtera yang membutuhkan akses pendidikan yang layak," ujarnya.
BACA JUGA:Anggota Satpol PP Ditangkap BNN, Maulana: Tidak Ada Toleransi bagi Penyalahguna Narkoba
Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 menerima lebih dari 300 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh siswa berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2, sehingga program tersebut dinilai tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Maulana mengatakan, Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat menyiapkan lahan dan infrastruktur sesuai arahan pemerintah pusat agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan. Ke depan, kawasan sekolah akan terus dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari sarana olahraga, tempat ibadah, hingga fasilitas penunjang pembelajaran lainnya.
Ia juga mengaku bangga melihat perubahan para peserta didik sejak mengikuti program tersebut. Menurutnya, pendidikan yang baik mampu membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus menggali potensi anak.
BACA JUGA:Ganti Rugi Drainase Sungai Asam Berlanjut, Walikota Maulana Pastikan Warga Diuntungkan
"Saya melihat perubahan yang luar biasa. Anak-anak yang dulu datang dengan keterbatasan, kini tampil lebih percaya diri, disiplin, bahkan mampu berkomunikasi menggunakan beberapa bahasa asing. Ini membuktikan bahwa pendidikan mampu mengubah masa depan mereka," katanya.
Maulana memastikan seluruh peserta didik telah melalui proses verifikasi sehingga benar-benar berasal dari keluarga yang berhak menerima manfaat program.
Lebih dari sekadar memberikan akses pendidikan, Sekolah Rakyat juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui program pemberdayaan ekonomi yang dilaksanakan bersama Kementerian Sosial. Orang tua peserta didik akan mendapatkan pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha sesuai potensi yang dimiliki.
"Kami ingin dampaknya tidak hanya dirasakan anak-anak, tetapi juga keluarganya. Ketika pendidikan berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi, peluang keluarga untuk keluar dari kemiskinan akan semakin besar," ujarnya.
BACA JUGA:Tampilkan Ciri Khas Jambi di Ajang APEKSI, Wali Kota Maulana: Komitmen Pemerintah Lestarikan Budaya
Maulana pun mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak selama menjalani pendidikan berasrama. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan investasi penting untuk masa depan mereka.
Pembukaan MPLS turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan Kementerian Sosial RI.(zen)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


