b9

Jalan Khusus Batu Bara di Jambi Segera Diuji Coba

Jalan Khusus Batu Bara di Jambi Segera Diuji Coba

Gubernur Jambi, Al Haris.-SEPTIN RITA ANDINI/JAMBI INDEPENDENT-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Gubernur JAMBI Al Haris mengatakan Pemerintah Provinsi JAMBI telah menggelar rapat bersama Dinas Perhubungan, Sekretaris Daerah (Sekda), serta para pengusaha tambang untuk mempercepat operasional jalan khusus batu bara.

Menurut Al Haris, saat ini pemerintah masih menunggu kesepakatan para pemilik tambang terkait mekanisme penggunaan jalan khusus yang dibangun oleh pihak swasta tersebut.

"Kita sudah rapat dengan Dinas Perhubungan, Sekda, dan juga teman-teman pengusaha tambang. Kita akan segera mengoperasikan jalan khusus batu bara ini. Sekarang tinggal menunggu para pemilik tambang mencapai kesepakatan," kata Al Haris, Senin (20/7).

Ia menjelaskan, tahap awal yang akan dioperasikan adalah ruas jalan sepanjang 77 kilometer yang menghubungkan kawasan Jerukti hingga Tenam. 

BACA JUGA:Sektor Batu Bara Sumbang PAD Jambi Rp112 Miliar, Al Haris Sebut Proyek Jalan Khusus Terus Dikebut

Ruas tersebut akan diuji coba terlebih dahulu sebelum dioperasikan secara penuh.

"Yang 77 kilometer itu kita coba dulu. Harapannya nanti sudah tidak ada lagi kemacetan di Tembesi maupun Jebak. Paling tidak kita bisa mengurangi intensitas angkutan batubara yang melintas di jalan nasional," ujarnya.

Al Haris menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi hanya berperan sebagai fasilitator dalam proses tersebut. 

Pasalnya, jalan khusus batubara merupakan investasi yang dibangun oleh pihak swasta, sehingga seluruh kesepakatan mengenai tarif atau royalti penggunaan jalan menjadi kewenangan para pemilik tambang.

BACA JUGA:Dua Pemkab Kompak Dukung Percepatan Jalan Khusus PT SAS di Jambi

"Pemda hanya memfasilitasi pertemuan mereka. Karena ini jalan yang dibangun swasta, tentu ada kesepakatan soal royalti atau tarif penggunaan. Itu nanti mereka yang menentukan bersama, pemerintah tinggal menyetujui hasil kesepakatannya," jelasnya.

Terkait jadwal pelaksanaan uji coba, Al Haris mengatakan pemerintah ingin segera memulainya. 

Namun, pelaksanaannya masih menunggu seluruh perusahaan tambang di wilayah Sarolangun dan Batanghari yang akan memanfaatkan jalur tersebut mencapai kesepakatan.

"Secepatnya. Saat ini mereka sedang mengumpulkan para pemilik tambang di Sarolangun dan Batanghari agar sepakat menggunakan jalan itu dengan tarif yang disetujui bersama. Itu yang sedang kita tunggu," tutupnya.



Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait