Al Haris Optimistis Geopark Merangin Tetap Diakui UNESCO
GEOPARK: Lokasi Geopark Merangin Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap.-FOTO ANTARA-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Gubernur Jambi Al Haris optimistis Geopark Merangin Jambi tetap mempertahankan statusnya sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp).
Optimisme itu didasarkan pada komitmen pemerintah daerah dan masyarakat yang terus menjaga serta melestarikan kawasan taman bumi tersebut.
"Kita yakin dan percaya Geopark Merangin masih bisa tetap berada dalam jaringan Geopark global dunia. Kita akan terus mengawalnya," kata Al Haris, Sabtu (27/6).
Menurut gubernur, tahun ini tim verifikasi UNESCO akan kembali melakukan proses revalidasi terhadap Geopark Merangin Jambi.
BACA JUGA:Geopark Merangin: Antara Kebanggaan Global dan Penderitaan Lokal
Kawasan taman bumi seluas 4.832,31 kilometer persegi itu membentang di 12 kecamatan dan 131 desa di Kabupaten Merangin.
Al Haris mengatakan, hingga saat ini kondisi kawasan geopark tetap terjaga dengan baik. Masyarakat dinilai memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kelestarian lingkungan sehingga terhindar dari berbagai aktivitas yang dapat merusak kawasan tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Merangin yang telah membentuk tim terpadu guna mengawal dan melindungi kawasan Geopark Merangin dari berbagai bentuk kerusakan.
"Kita optimistis. Bupati juga telah membentuk tim untuk mengawal agar tidak ada pihak yang mengganggu ataupun merusak kawasan geopark," ujarnya.
BACA JUGA:Perjuangkan Nasib PPPK, Gubernur Jambi Al Haris Minta Relaksasi Batas Belanja Pegawai
Sementara itu, Bupati Merangin M. Syukur mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut menjaga keberadaan situs fosil purba yang menjadi salah satu kekayaan dunia tersebut.
Menurutnya, pelestarian Geopark Merangin harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah melalui penguatan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai sosial dan budaya.
"Kami terus berupaya mengintegrasikan pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya dengan keberadaan Geopark Merangin agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas," kata Syukur.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Merangin juga terus memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan berbasis geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Merangin.
BACA JUGA:Al Haris Dorong Santunan BPJS Tak Hanya Konsumtif, Tapi Jadi Modal Usaha Produktif
Menurut Syukur, keberadaan situs fosil purba dan kekayaan hayati yang dimiliki Merangin merupakan aset penting bagi pengembangan pariwisata Provinsi Jambi yang harus dijaga bersama.
"Kami terus memperkuat citra Kabupaten Merangin. Kekayaan hayati dan situs fosil purba menjadi daya tarik utama agar Geopark Merangin semakin dikenal di tingkat dunia," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


