Imbau Warga dan Pelaku Usaha Beri Data, WaliKota Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi BPS
Imbau Warga dan Pelaku Usaha Beri Data, WaliKota Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi BPS--
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Wali Kota Jambi, Maulana, mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Jambi untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jambi.
Ajakan tersebut disampaikan Maulana setelah dirinya turut menjadi responden dan didata langsung oleh petugas resmi Sensus Ekonomi pada Rabu, 17 Juni 2026.
Menurutnya, kegiatan sensus memiliki peran penting dan strategis dalam menyediakan data dasar yang akan digunakan pemerintah dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya di sektor perekonomian.
“Alhamdulillah, hari ini saya telah didata oleh petugas Sensus Ekonomi BPS Kota Jambi. Data yang akurat sangat penting sebagai fondasi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan mendorong kemajuan ekonomi daerah,” ujar Maulana.
BACA JUGA:Siapkan 4 Depo Baru dan Revitalisasi, Walikota Maulana Harap Kesadaran Masyarakat Meningkat
Maulana menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas di lapangan.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan informasi secara jujur sesuai kondisi sebenarnya.
Selain itu, Maulana memastikan bahwa seluruh data yang dihimpun dalam kegiatan sensus dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Seluruh pelaku usaha dan masyarakat saya harapkan dapat menyambut baik petugas sensus dan memberikan data yang jujur serta benar. Kerahasiaan data dijamin oleh undang-undang,” tegasnya.
BACA JUGA:Walikota Jambi: Kemiskinan Turun, Pengangguran Menurun
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi akan menjadi instrumen penting dalam perencanaan pembangunan, mulai dari penguatan sektor usaha, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kesejahteraan warga Kota Jambi.
Menurutnya, tanpa data yang valid dan akurat, kebijakan pembangunan berpotensi tidak tepat sasaran dan kurang efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan gaya komunikasinya yang santai, Maulana juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Wali Kota sudah didata, kini giliran kito,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



