Bocah 12 Tahun Terseret Arus Batanghari! Tim SAR Bergerak Malam Hari, Pencarian Dramatis Dimulai
Upaya pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR.-ist/jambi-independent.co.id-
TEBO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Peristiwa mengkhawatirkan terjadi di aliran Sungai Batanghari, tepatnya di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan TEBO Ulu, Kabupaten TEBO, Jambi.
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan tenggelam usai terseret arus sungai yang deras, Sabtu 18 April 2026.
Korban diketahui bernama Agil Berkah Wijaya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 17.00 WIB saat korban tengah mandi bersama teman-temannya di sungai.
Namun nahas, arus yang cukup kuat diduga menyeret tubuh korban hingga akhirnya tenggelam.
Warga yang berada di lokasi sempat melakukan pencarian secara mandiri. Sayangnya, hingga malam hari, korban belum juga ditemukan.
Laporan resmi kemudian diterima oleh Pos SAR Bungo sekitar pukul 19.00 WIB dari seorang warga bernama Ahmad Sirojudin. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Sebanyak satu tim Search and Rescue Unit (SRU) yang terdiri dari tujuh personel diberangkatkan pada pukul 19.18 WIB.
Dengan estimasi perjalanan sekitar 2 jam 30 menit, tim diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 21.48 WIB untuk segera melakukan koordinasi dan operasi pencarian.
BACA JUGA:Mulai Berangkat 5 Mei, Satu Visa Petugas Haji Jambi Belum Siap
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan, mulai dari Pos SAR Bungo, BPBD Kabupaten Tebo, Polsek Tebo Ulu, hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Sejumlah peralatan canggih juga telah dikerahkan, termasuk Rescue Car, perahu karet jenis Landing Craft Rubber (LCR), perlengkapan medis, alat komunikasi, hingga drone thermal guna mendeteksi keberadaan korban di area yang sulit dijangkau.
Hingga saat ini, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan, namun tidak menghambat proses pencarian. Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran intensif di sekitar titik awal korban diduga tenggelam.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya anak-anak, untuk lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama ketika arus sedang deras.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



