b9

Pemprov Jambi Mulai Siapkan Antisipasi Dampak “Godzilla El Nino”

Pemprov Jambi Mulai Siapkan Antisipasi Dampak “Godzilla El Nino”

Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Jambi Andri Yushar Andria. -Andin/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mulai mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring prediksi penurunan curah hujan dalam beberapa bulan ke depan.

Berbagai upaya lintas sektor telah dibahas secara komprehensif guna meminimalisir dampak dari fenomena iklim ekstrem yang diperkirakan terjadi tahun ini.
 
Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Jambi Andri Yushar Andria menyampaikan bahwa upaya kesiapsiagaan tidak hanya berfokus pada karhutla, tetapi juga mencakup pembekalan menghadapi bencana lain seperti banjir.
 
“Pembekalan darurat banjir juga, terus kita sampaikan beberapa hal yang inisiasi lah kemudian disepakati untuk antisipasi karhutla. Pada intinya ini tanggung jawab kita bersama untuk mengantisipasi fenomena yang disebut oleh BMKG itu Godzilla El Nino,” ujarnya.

BACA JUGA:Pembunuh Ibu Rumah Tangga di Talang Bakung yang Gasak Pajero Sport Dituntut 18 Tahun Penjara
 
ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Kementerian Lingkungan Hidup, penurunan curah hujan di Provinsi Jambi diperkirakan mulai terjadi pada bulan Juni dan mencapai puncaknya pada Agustus.
 
“Kemarin di Kementerian Lingkungan Hidup juga disampaikan bahwa prediksi untuk Provinsi Jambi mulai rendahnya curah hujan itu mulai bulan Juni, yang diantisipasi puncaknya di Agustus,” tambahnya.
 
Dalam upaya antisipasi, peningkatan status siaga menjadi salah satu langkah penting yang akan dikoordinasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
 
“Nanti kan salah satunya dikoordinir oleh BPBD tentang peningkatan status siaga, ada beberapa tahapan untuk peningkatan status siaga itu. Salah satunya antara lain penetapan dari kabupaten, minimal ada dua kabupaten yang menetapkan siaga, selanjutnya nanti provinsi akan menetapkan tanggap darurat siaga,” katanya.

BACA JUGA:Danrem 042/Gapu Terima Pimpinan BRI Jambi, Bahas Sinergi Strategis untuk Prajurit dan Pembangunan Daerah
 
Sementara itu, dari sisi kehutanan, pemerintah juga akan melibatkan para pemegang konsesi untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di wilayah rawan kebakaran.
 
“Khusus di yurisdiksi kehutanan tentu kami juga akan menyampaikan ini kepada pemegang konsesi kehutanan untuk mengantisipasi, terutama wilayah-wilayah yang rawan kebakaran, baik dari peralatan dan kesiapan personel dalam mengantisipasi,” katanya.
 
Terkait kondisi terkini, Andria menyebutkan bahwa berdasarkan pantauan satelit, belum terdeteksi adanya titik panas di wilayah Jambi. Namun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan seiring potensi perubahan cuaca.
 
“Kemarin saya cek di satelit SiPongi, kita hotspot nol. Artinya masih cukup basah kondisi lahan kita. Mudah-mudahan ke depannya masih ada hujan, walaupun intensitasnya mulai berkurang,” tutupnya. *

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: