b9

Ronaldo Sang Legenda Tunjukkan Toleransi, Coba Puasa Ramadan Bareng Rekan Setim

Ronaldo Sang Legenda Tunjukkan Toleransi, Coba Puasa Ramadan Bareng Rekan Setim

Ronaldo sang legenda sepak bola dunia dikabarkan sempat mencoba puasa Ramadan-Jambi-Independent-Al-Nassr

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Megabintang sepak bola dunia yang kini membela Al-Nassr, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi sorotan.

Bukan karena gol atau rekor barunya, melainkan karena sikapnya saat menyambut bulan suci Ramadan di Arab Saudi.

Pemain asal Portugal itu dikabarkan sempat mencoba berpuasa bersama rekan-rekan setimnya yang Muslim. Meski bukan seorang Muslim, Ronaldo menunjukkan rasa hormat dan ketertarikannya terhadap budaya setempat selama berkarier di Liga Arab Saudi.

Informasi tersebut diungkap oleh mantan rekan setimnya di Al-Nassr, Shaye Sharahili.

BACA JUGA:Hobi Minum Es Teh Manis Saat Buka? Hati-Hati, Risiko Jantung Bisa Mengintai!

 

Puasa Dua Hari untuk “Merasakan”

Mengutip laporan Gulf News, Sharahili menyebut Ronaldo sempat berpuasa selama dua hari pada Ramadan tahun lalu.

“Tahun lalu, Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa bersama para pemain Muslim Al-Nassr selama Ramadan,” kata Sharahili dalam podcast Thmanyah Sports.

“Ia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan umat Muslim selama berpuasa,” lanjutnya.

Menurut Sharahili, keputusan tersebut bukan sekadar formalitas. Ronaldo melakukannya sebagai eksperimen pribadi yang didorong rasa ingin tahu sekaligus keinginannya memahami budaya lokal secara langsung.

BACA JUGA:Tetap Buka Saat Ramadan, Warga Bersyukur Masih Bisa Urus Pertanahan di Hari Libur

 

Bentuk Toleransi dan Adaptasi

Sejak bergabung dengan Al-Nassr dan berkarier di Arab Saudi, Ronaldo memang kerap menunjukkan sikap terbuka terhadap budaya dan tradisi setempat. Ia beberapa kali terlihat menghormati kebiasaan masyarakat lokal, termasuk saat Ramadan.

Menjelang Ramadan tahun ini, Ronaldo juga menyampaikan ucapan kepada para penggemarnya. Melalui akun X yang dikutip The Nassr Zone, ia menyampaikan pesan singkat.

“I love it, Ramadan Kareem,” ujar Ronaldo pada Selasa (17/2), sehari sebelum Ramadan dimulai.

Ucapan tersebut semakin menegaskan sikap toleransi dan penghargaan Ronaldo terhadap budaya Islam selama bermain di kompetisi Arab Saudi.

BACA JUGA:Serahkan 13 Sertipikat di Banten, Menteri ATR/Kepala BPN Ajak Organisasi Keagamaan 'Keroyok'

 

Lebih dari Sekadar Sepak Bola

Langkah Ronaldo mencoba berpuasa dinilai banyak pihak sebagai bentuk empati dan profesionalisme.

Sebagai pemain global dengan basis penggemar lintas negara dan agama, tindakannya dianggap mencerminkan sikap saling menghormati di tengah perbedaan.

Meski hanya berpuasa selama dua hari, pengalaman tersebut disebut memberinya gambaran langsung tentang tantangan dan makna Ramadan bagi umat Muslim.

BACA JUGA:Serahkan Persub RTRW kepada Gubernur Sulawesi Utara, Menteri Nusron Minta RTRW Provinsi Jadi Acuan Penyusunan

 

 

Di luar lapangan, aksi kecil ini menunjukkan bahwa sepak bola tak hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang interaksi budaya dan nilai toleransi yang melampaui batas negara maupun keyakinan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait