Duel MPV Listrik Mewah: Hyundai STARIA Electric Tantang BYD Denza D9
Hyundai STARIA Electric dan BYD Denza D9 saling berhadapan di segmen MPV listrik mewah-Jambi-Independent-akmal
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Segmen MPV listrik mewah di Indonesia dan global kian memanas. Dua nama besar kini siap berhadapan, yakni Hyundai STARIA Electric dan BYD Denza D9.
Keduanya hadir dengan pendekatan berbeda namun sama-sama menawarkan teknologi canggih, kabin lapang, serta performa mumpuni untuk konsumen kelas atas yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa kompromi kenyamanan.
Desain dan Dimensi: Futuristik vs Elegan
Hyundai STARIA Electric mengusung desain futuristik dengan filosofi “Inside-Out” dan siluet one-curve yang ikonik. Jendela besar dan beltline rendah membuat kabin terasa terang dan lapang. Pendekatan ini menonjolkan kesan modern sekaligus fungsional.
Di sisi lain, Denza D9 tampil lebih elegan dan berwibawa khas MPV premium. Dengan dimensi panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.920 mm, Denza D9 sedikit lebih bongsor dibanding STARIA Electric. Ukuran besar tersebut diterjemahkan menjadi interior superlega, terutama untuk penumpang baris kedua dan ketiga.
Performa dan Jarak Tempuh
Hyundai STARIA Electric dibekali baterai 84 kWh dengan motor listrik depan bertenaga 160 kW (218 PS) dan torsi 350 Nm. Estimasi jarak tempuhnya mencapai 400 km (WLTP), cukup ideal untuk penggunaan harian hingga perjalanan antarkota.
BACA JUGA:BYD Tancap Gas di Indonesia, Denza D9 Jadi Langkah Serius BYD Garap Pasar Indonesia
Sementara itu, Denza D9 unggul dari sisi kapasitas baterai. MPV listrik ini mengandalkan BYD Blade Battery 103 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 600 km (NEDC). Motor listriknya menghasilkan tenaga 230 PS dan torsi 360 Nm, dengan akselerasi 0–100 km/jam dalam 9,5 detik.
Pengisian Daya: Kecepatan vs Jarak
Keunggulan utama Hyundai STARIA Electric terletak pada penggunaan arsitektur 800-volt. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya super cepat, dari 10% ke 80% hanya sekitar 20 menit menggunakan DC fast charging.
Denza D9 memang belum mengusung sistem 800V, namun tetap kompetitif dengan kemampuan DC charging hingga 166 kW. Bahkan, pengisian selama 10 menit diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 150 km, cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
BACA JUGA:Hyundai STARIA Electric 2026 Resmi Debut, Arsitektur 800V Bikin Ngecas Super Ngebut!
Kedua model juga sama-sama menawarkan fitur Vehicle-to-Load (V2L), menjadikannya sumber listrik berjalan untuk kebutuhan luar ruang.
Kabin dan Kenyamanan
Hyundai STARIA Electric hadir dalam dua varian utama, Luxury 7-seater dan Wagon 9-seater, dengan fokus pada fleksibilitas ruang. Varian Luxury menawarkan kursi baris kedua dengan pemanas dan ventilasi, sementara varian Wagon unggul dalam kapasitas bagasi hingga 1.303 liter.
Denza D9 hanya tersedia dalam konfigurasi 7 penumpang, namun mengedepankan kemewahan. Interiornya dilengkapi ventilated rear seats, head-up display, memory seats, wireless charger, serta sistem hiburan lengkap yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
Teknologi Keselamatan
Keduanya dibekali sistem keselamatan aktif tingkat lanjut. Hyundai STARIA Electric mengandalkan paket Hyundai SmartSense, termasuk Forward Collision-Avoidance Assist, Lane Following Assist, dan Highway Driving Assist.
BACA JUGA:Lenovo Rombak ThinkPad X1 Carbon, Pakai Desain Baru, Urusan Servis Jadi Lebih Gampang
Denza D9 menawarkan ADAS yang sangat lengkap, seperti adaptive cruise control, automatic emergency braking, blind spot detection, lane keeping assist, hingga rear cross traffic alert. Secara jumlah fitur, Denza D9 terbilang lebih unggul, meski SmartSense Hyundai tetap terkenal akan kehalusan kerjanya.
Harga dan Potensi Pasar Indonesia
Denza D9 saat ini sudah resmi ditawarkan di Indonesia dengan harga Rp950 juta on the road Jakarta, lengkap dengan garansi enam tahun tanpa batas jarak tempuh. Banderol tersebut menjadikannya MPV listrik premium dengan value yang sangat kompetitif.
Sementara itu, Hyundai STARIA Electric baru dijadwalkan meluncur di Korea dan Eropa pada semester pertama 2026. Jika masuk Indonesia, model ini diprediksi akan menjadi penantang serius Denza D9, mengingat popularitas STARIA versi ICE di segmen MPV mewah.
Kesimpulan
BACA JUGA:Diduga Serpihan Pesawat Ditemukan, Area Pencarian ATR Meluas ke Pangkep
Hyundai STARIA Electric dan BYD Denza D9 sama-sama menawarkan keunggulan yang berbeda. STARIA Electric unggul dalam teknologi pengisian cepat 800V dan fleksibilitas konfigurasi kabin, sementara Denza D9 menonjol lewat jarak tempuh panjang, fitur melimpah, dan harga agresif.
Pilihan akhirnya bergantung pada kebutuhan konsumen: efisiensi dan fleksibilitas ala Hyundai, atau kemewahan dan jarak tempuh ekstra dari BYD. Satu hal yang pasti, duel MPV listrik mewah ini menjadi sinyal kuat bahwa era kendaraan keluarga berbasis listrik telah benar-benar dimulai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



