Satu Ruang, Banyak Peran: Tren Hunian Multifungsi yang Makin Diminati
konsep satu ruang dengan banyak fungsi seperti mezzanine fleksibel-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Konsep hunian terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat urban. Memasuki tahun 2026, rumah tidak lagi sekadar tempat tinggal, melainkan ruang hidup yang harus adaptif dan fleksibel.
Inilah yang membuat hunian multifungsi, khususnya rumah minimalis dengan mezzanine fleksibel, semakin diminati.
Rumah dengan konsep ini menjawab kebutuhan keluarga muda dan profesional urban yang menginginkan hunian ringkas, namun mampu mengakomodasi berbagai aktivitas harian.
Satu ruangan tak lagi terpaku pada satu fungsi. Sebaliknya, ruang dirancang agar mudah dialihfungsikan sesuai kebutuhan penghuninya.
Mezzanine Multifungsi, Lebih dari Sekadar Lantai Tambahan
Jika dulu mezzanine hanya dianggap sebagai lantai ekstra, kini fungsinya jauh lebih strategis. Di tahun 2026, mezzanine dirancang sebagai ruang fleksibel yang bisa berubah peran dalam satu hari.
Pagi hari berfungsi sebagai ruang kerja, sore menjadi area baca atau bersantai, dan malam dapat digunakan sebagai ruang tamu atau area privat.
Konsep ini mencerminkan hunian yang mengikuti ritme hidup penghuninya. Rumah tidak lagi kaku, tetapi responsif terhadap aktivitas yang terus berubah.
BACA JUGA:Isra Miraj: Momen Penting yang Penuh Hikmah bagi Umat Islam, Ini Makna dan Amalannya
Dengan pengaturan furnitur dan pencahayaan yang tepat, satu ruang dapat “bertransformasi” tanpa perlu renovasi besar.
Jawaban atas Keterbatasan Lahan
Salah satu alasan utama tren hunian multifungsi semakin diminati adalah keterbatasan lahan, terutama di perkotaan. Luas rumah cenderung semakin kecil, sementara kebutuhan ruang justru bertambah.
Mezzanine hadir sebagai solusi cerdas karena mampu menambah fungsi tanpa memperluas tapak bangunan.
BACA JUGA:Rumah Mulai Terasa Nggak Nyaman? Ini 5 Tandanya yang Sering Diabaikan
Alih-alih menambah ruangan baru, pemilik rumah cukup memaksimalkan ruang vertikal. Hasilnya, rumah tetap terasa lega, efisien, dan fungsional. Inilah yang membuat konsep ini dianggap ideal untuk hunian masa depan.
Fleksibilitas Jadi Kunci Hunian Modern
Tren 2026 menempatkan fleksibilitas sebagai nilai utama dalam desain rumah. Mezzanine multifungsi dirancang sebagai ruang non-permanen secara peran, artinya tidak “dikunci” hanya untuk satu aktivitas.
Dengan pengaturan layout yang tepat, satu area bisa melayani berbagai kebutuhan sepanjang hari.
BACA JUGA:Mengenal Desain Rumah Industrial: Konsep Unik yang Jadi Tren di Kalangan Milenial
Pendekatan ini banyak diminati oleh profesional urban yang bekerja dari rumah, pasangan muda, hingga keluarga kecil. Rumah yang bisa beradaptasi dengan perubahan rutinitas dinilai lebih relevan dibanding hunian dengan fungsi ruang yang kaku.
Simbol Hunian Masa Depan
Hunian multifungsi dengan mezzanine fleksibel kini tak hanya dipandang sebagai solusi praktis, tetapi juga simbol gaya hidup modern. Rumah menjadi ruang yang hidup, mengikuti aktivitas dan kebutuhan penghuninya, bukan sebaliknya.
BACA JUGA:Bupati Muaro Jambi Turun Langsung, Proyek Jalan Talang Duku Dipastikan Tak Asal Jadi
Dengan perencanaan yang matang, konsep satu ruang dengan banyak peran mampu menghadirkan hunian yang efisien, adaptif, dan tetap nyaman. Tak heran jika tren ini disebut-sebut sebagai wajah hunian masa depan, terutama di tengah dinamika kehidupan urban yang terus bergerak cepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



