b9

Isra Miraj: Momen Penting yang Penuh Hikmah bagi Umat Islam, Ini Makna dan Amalannya

Isra Miraj: Momen Penting yang Penuh Hikmah bagi Umat Islam, Ini Makna dan Amalannya

Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam Islam-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam yang senantiasa diperingati oleh umat Muslim.

Peristiwa ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menyimpan banyak hikmah serta amalan yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Lantas, apa sebenarnya Isra Miraj, bagaimana kisahnya, serta amalan apa saja yang dianjurkan? Berikut ulasan lengkapnya.

BACA JUGA:Mengenal Desain Rumah Industrial: Konsep Unik yang Jadi Tren di Kalangan Milenial

Pengertian Isra Miraj

Isra Miraj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW pada malam hari dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian dilanjutkan naik ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh dalam satu malam.

Menurut para ulama, peristiwa Isra Miraj terjadi satu tahun sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah, tepatnya pada tanggal 27 Rajab.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Cat! Ini 7 Tren Warna Interior 2026 yang Bakal Mendominasi Rumah Modern

Peristiwa ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Isra ayat 1, yang menegaskan kekuasaan Allah SWT dalam memperjalankan hamba-Nya untuk memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya.

 

Tujuan Peringatan Isra Miraj

Peringatan Isra Miraj bertujuan untuk mengenang perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW yang dilakukan atas kehendak Allah SWT.

Selain itu, momen ini juga menjadi sarana refleksi bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, baik kepada Allah SWT maupun kepada Rasulullah SAW sebagai utusan-Nya.

BACA JUGA:Rumah Mulai Terasa Nggak Nyaman? Ini 5 Tandanya yang Sering Diabaikan

Kisah Isra Miraj

Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dengan mengendarai Buraq dan didampingi Malaikat Jibril.

Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah SAW sempat singgah untuk melaksanakan salat di beberapa tempat, seperti Thaibah, Madyan, Thursina, dan Betlehem.

 

Sementara itu, Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi menuju Sidratul Muntaha.

Dalam perjalanan menembus tujuh lapisan langit, Rasulullah SAW bertemu dengan para nabi, mulai dari Nabi Adam di langit pertama hingga Nabi Musa di langit keenam.

BACA JUGA:Jangan Ditunggu! 7 Tanaman Hias Ini Wajib Distek Januari, Dijamin Subur Saat Musim Panas

Selama perjalanan ini pula, Nabi Muhammad SAW dihadapkan pada berbagai ujian dan godaan.

Salah satunya saat ditawari minuman khamar dan susu, di mana Rasulullah SAW memilih susu sebagai simbol kesucian dan fitrah.

 

Di Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat sebanyak 50 waktu dalam sehari.

Namun, atas saran Nabi Musa AS, Rasulullah SAW memohon keringanan kepada Allah SWT hingga akhirnya ditetapkan kewajiban salat lima waktu dalam sehari yang dijalankan umat Islam hingga kini.

BACA JUGA:Makin Gagah! Penyegaran Yamaha XMax Connected Warna Baru, Aura Premium Tetap Kuat

Hikmah Isra Miraj

Salah satu hikmah terbesar dari peristiwa Isra Miraj adalah diwajibkannya salat lima waktu.

Salat menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT, sekaligus menjadi benteng dalam mencegah perbuatan keji dan mungkar.

 

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam surah Al-Ankabut ayat 45, bahwa salat memiliki peran penting dalam menjaga perilaku dan meningkatkan kesadaran spiritual seorang Muslim.

 

Amalan yang Dianjurkan Saat Isra Miraj

Dalam memperingati Isra Miraj, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dilakukan, di antaranya menjalankan puasa sunah pada tanggal 27 Rajab atau pada sepuluh hari pertama bulan Rajab. Puasa ini diyakini memiliki banyak keutamaan, mulai dari dilipatgandakannya pahala hingga dibukakannya pintu surga.

 

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istigfar, khususnya membaca doa Sayyidul Istigfar. Memperbanyak doa juga menjadi amalan yang dianjurkan, termasuk doa memohon keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban serta dipertemukan dengan bulan Ramadan.

BACA JUGA:Hadiri Wisuda IAIMA, Wali Kota Maulana Tegaskan Kampus Kunci Masa Depan Jambi

Zikir pun menjadi amalan yang tak kalah penting. Salah satu zikir yang dianjurkan adalah membaca “Laa haula walaa quwwata illa billah”, sebagai pengingat bahwa segala kekuatan dan kemampuan hanya berasal dari pertolongan Allah SWT.

 

Melalui pemahaman akan makna, kisah, dan hikmah Isra Miraj, diharapkan umat Islam tidak hanya memperingatinya sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga menjadikannya momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah dan meningkatkan keimanan. Semoga peringatan Isra Miraj membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh umat Muslim. Aamiin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: