b9

Kupas Tuntas MacBook Air M4, Seberapa Cocok untuk Aktivitas Mahasiswa?

Kupas Tuntas MacBook Air M4, Seberapa Cocok untuk Aktivitas Mahasiswa?

MacBook Air M4 hadir-Jambi-Independent-Apple Indonesia

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Apple kembali menghadirkan MacBook Air generasi terbaru dengan chip M4, namun kali ini pendekatannya terasa berbeda.

Bukan dengan desain baru atau fitur mencolok, melainkan lewat penyempurnaan yang justru menjadikannya semakin relevan, khususnya bagi mahasiswa dan pengguna harian.

MacBook Air M4 boleh dibilang tidak mencoba menjadi laptop revolusioner. Desainnya masih sama seperti era M2 dan M3: bodi aluminium pipih, sudut membulat, dan tampilan minimalis yang sudah sangat familiar.

Namun di balik kesan “aman” itu, Apple menghadirkan kombinasi harga dan spesifikasi yang membuat Air M4 terasa sebagai MacBook paling rasional saat ini.

BACA JUGA:Honda HR-V 2026 Versi Indonesia Bikin Kaget! Interior Makin Canggih, Fitur Naik Kelas, Cocok Buat Anak Muda

Harga Lebih Masuk Akal, RAM Akhirnya Naik

Salah satu kabar terbaik datang dari sisi harga. MacBook Air M4 kini dibanderol mulai Rp 16.799.000, lebih murah dibanding generasi sebelumnya saat pertama dirilis.

Apple juga akhirnya menaikkan standar spesifikasi dasar dengan RAM 16 GB, mengubur era RAM 8 GB yang selama ini kerap dikritik.

Bagi banyak pengguna, terutama mahasiswa, dua keputusan ini jauh lebih penting dibanding perubahan desain yang kasat mata.

BACA JUGA:Masuk Sekali, Langsung Betah! Interior Suzuki Ertiga Hybrid 2025 Ini Diam-Diam Jadi Favorit Keluarga Indonesia

Desain dan Layar: Familiar tapi Masih Nyaman

Secara fisik, pengalaman menggunakan MacBook Air M4 nyaris identik dengan M2 atau M3. Bobotnya sekitar 1,24 kg, tetap tipis, ringan, dan nyaman dibawa ke kampus atau coworking space.

Layarnya masih 13,6 inci Liquid Retina dengan refresh rate 60 Hz. Panel ini tetap tajam, terang, dan nyaman untuk bekerja berjam-jam, meski di 2025 banyak yang berharap Apple mulai beralih ke refresh rate lebih tinggi. Tidak adanya opsi nano-texture glass juga terasa sebagai peluang yang terlewatkan.

Port Tetap Minimalis

Konfigurasi port masih sama: dua USB-C Thunderbolt/USB 4, MagSafe, dan jack audio 3,5 mm. Cukup untuk kebutuhan dasar, namun penggunaan aksesori tambahan tetap membutuhkan dongle. Ini menjadi kompromi klasik MacBook Air: tipis dan ringan mengorbankan fleksibilitas konektivitas.

BACA JUGA:Bikin Geger! Toyota Rush 2026 Rombak Total: Tampang Gagah, Kabin Mewah, Kini Ada Mesin Hybrid Super Irit

Apple juga menambahkan warna baru Sky Blue, yang tampil lembut dan elegan, meski belum bisa dibilang berani atau ekspresif untuk segmen pelajar dan kreator muda.

Webcam dan Audio Jadi Nilai Plus

Pembaruan signifikan hadir di sektor webcam. Apple kini menyematkan kamera 12 MP dengan Center Stage, yang menawarkan kualitas gambar lebih tajam dibanding webcam 1080p sebelumnya. Fitur ini cukup membantu untuk kelas online dan meeting, meski efek pan dan zoom otomatis tidak selalu disukai semua orang.

Sistem audio empat speaker tetap menjadi salah satu yang terbaik di kelas laptop tipis. Suaranya lantang, jernih, dan seimbang. Dukungan tiga mikrofon berkualitas studio juga membuatnya ideal untuk meeting online, podcast ringan, hingga perekaman suara.

BACA JUGA:Vivo X300 Series Siap Rilis, Performa Dimensity 9500 dan Kamera Zeiss Buat Penasaran

Performa M4: Tenang, Kencang, dan Efisien

Chip Apple M4 menjadi daya tarik utama. Dibangun dengan proses fabrikasi 3 nm generasi kedua, M4 menawarkan efisiensi dan performa lebih baik dibanding M3, meski peningkatannya paling terasa bagi pengguna yang datang dari MacBook Intel atau M1.

Konfigurasi dasarnya cukup solid: CPU 10-core, GPU 8-core atau 10-core, RAM 16 GB, dan storage mulai 256 GB. Dalam penggunaan nyata, membuka puluhan tab browser, aplikasi pesan, streaming musik, hingga editing foto ringan berjalan mulus tanpa hambatan berarti.

Meski sesekali terasa hangat saat beban kerja ekstrem, kondisi tersebut jarang terjadi dan tidak mengganggu kenyamanan.

GPU M4 kini juga mendukung ray tracing, mesh shading, dan dynamic caching, fitur yang sebelumnya identik dengan lini Mac Pro. Untuk editing video ringan, desain grafis, dan gaming kasual, performanya sudah lebih dari cukup. Namun untuk pekerjaan berat berkelanjutan, MacBook Pro tetap lebih ideal.

BACA JUGA:Suzuki Ertiga Hybrid Lebih Hemat BBM, Cocok Buat Harian dan Mudik

Apple Intelligence: AI yang Relevan

MacBook Air M4 juga menjadi perangkat yang siap menyambut Apple Intelligence di macOS terbaru. Fitur seperti Writing Tools, Clean Up di Photos, hingga Siri yang terintegrasi dengan ChatGPT berjalan mulus tanpa terasa dipaksakan.

AI di sini bukan gimmick, melainkan alat bantu produktivitas yang masuk akal—dan justru terasa paling pas hadir di laptop “rakyat” seperti MacBook Air.

Dukungan Dua Monitor, Produktivitas Meningkat

Peningkatan penting lainnya adalah dukungan dua monitor eksternal tanpa menutup layar laptop. MacBook Air M4 mampu menghubungkan satu layar 6K dan satu layar 5K sekaligus, sambil tetap menggunakan layar internal.

Bagi mahasiswa atau pengguna produktif yang terbiasa multitasking, ini perubahan kecil dengan dampak besar.

BACA JUGA:Toyota Sequoia Makin Buas! Paket TRD Performance Bikin SUV Raksasa Ini Lebih Kencang

Baterai: Tetap Juara

Soal daya tahan, MacBook Air M4 mempertahankan reputasi pendahulunya. Dengan klaim hingga 15 jam browsing, penggunaan nyata menunjukkan laptop ini mampu bertahan 12–13 jam untuk aktivitas kerja seharian.

Efisiensi chip M4 terasa nyata, ditambah desain tanpa kipas yang membuat pengalaman kerja tetap senyap dan nyaman.

Kesimpulan: Paling Masuk Akal untuk Mahasiswa

MacBook Air M4 bukan laptop yang akan membuat pengguna lama tercengang. Tidak ada desain baru, layar 120 Hz, atau tambahan port. Namun dengan harga lebih terjangkau, RAM dasar 16 GB, performa efisien, baterai awet, dan dukungan AI, inilah MacBook Air paling matang yang pernah dibuat Apple.

BACA JUGA:HEBOH! Toyota Rilis Mobil Listrik Murah Rp200 Jutaan, Lebih Canggih dari Tesla Model Y?

Bagi pengguna MacBook Intel atau M1, ini adalah upgrade yang sangat layak. Untuk pengguna M3, peningkatannya mungkin terasa kecil. Namun bagi mahasiswa dan pembeli baru, MacBook Air M4 adalah definisi laptop Apple yang nyaris selalu tepat sasaran—tidak sempurna, tapi sulit untuk disalahkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: