SAH Ungkap Data di Era Prabowo, NTP Stabil di Atas 120 Jadi Harapan Baru Petani
STABIL : Prabowo ungkap NTP stabil di atas 120 jadi harapan baru petani.-ist/jambi-independent.co.id-Jambi-independent.co.id
JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM, menilai stabilnya Nilai Tukar Petani (NTP) di atas angka 120 dalam satu tahun terakhir menjadi sinyal positif bagi peningkatan kesejahteraan Petani di era pemerintahan Prabowo Subianto.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tetap perlu dijaga melalui kebijakan yang konsisten dan berkelanjutan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), NTP nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar 125,45 atau naik 1,50 persen dibanding bulan sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa secara umum petani masih menikmati surplus, di mana harga yang diterima lebih tinggi dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk produksi dan konsumsi rumah tangga.
Sutan Adil Hendra menjelaskan bahwa tren NTP yang berada di atas 100, bahkan stabil di kisaran 120–125, mencerminkan daya beli petani yang relatif terjaga. “Ini menjadi indikator penting bahwa kebijakan pemerintah mulai berdampak terhadap kesejahteraan petani, meskipun belum merata di semua wilayah,” ujarnya.
BACA JUGA:Jadi Korban Laka di Simpang Rimbo: Tanpa Identitas, Pria Ini Akhirnya Dimakamkan di TPU Putri Ayu
Ia menambahkan, kenaikan NTP tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah, seperti stabilisasi harga pangan, subsidi pupuk, serta upaya memperbaiki distribusi hasil pertanian. Namun, tantangan tetap ada, terutama terkait fluktuasi harga komoditas dan tingginya biaya produksi yang masih membebani petani.
Menurutnya, ke depan pemerintah perlu mendorong efisiensi dalam rantai pasok pertanian serta memperluas akses pasar bagi petani. Penguatan kelembagaan petani, termasuk koperasi dan kelompok tani, dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan posisi tawar petani di pasar.
“Di era Presiden Prabowo, kita berharap tidak hanya menjaga NTP tetap tinggi, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi petani agar lebih tahan terhadap gejolak harga dan perubahan iklim,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) yang turut mencerminkan tingkat keuntungan usaha petani secara lebih luas. Dengan pendekatan kebijakan yang komprehensif, Sutan optimistis kesejahteraan petani, khususnya di Provinsi Jambi, akan terus mengalami peningkatan.
BACA JUGA:Pemkab Muaro Jambi Dorong Pelayanan Publik yang Humanis, Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis HAM
“Selama NTP bisa dijaga stabil dan didukung oleh efisiensi biaya serta akses pasar yang lebih luas, maka petani akan benar-benar menjadi pilar kuat dalam pembangunan ekonomi nasional,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


