BYD Great Seagull segera Hadir! Bodi Lebih Besar dari Atto 1 Dibekali Teknologi Canggih DiPilot dan NOA
BYD Great Seagull Segera Meluncur, Ukurannya Lebih Besar dari Atto 1 dan Dibekali Teknologi Canggih.-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - BYD terus memperluas lini kendaraan listriknya dengan menyiapkan model baru bernama Great Seagull atau Da Hainiao untuk pasar China.
Mobil listrik ini diposisikan mengisi celah antara BYD Seagull dan BYD Dolphin, sekaligus menawarkan dimensi yang lebih besar serta teknologi yang lebih modern.
Kehadiran Great Seagull dikonfirmasi langsung oleh General Manager BYD Ocean Network Sales Division, Zhang Zhuo, dalam ajang Chengdu Auto Show 2026.
Sebelumnya, kendaraan ini sempat disebut sebagai generasi penerus Seagull setelah dokumen pendaftaran penjualannya muncul di China pada pertengahan 2026.
BACA JUGA:BMKG: Cuaca Jambi Hari Ini Didominasi Cerah, Suhu Udara Maksimal Capai 33 Derajat Celsius
Namun, BYD menegaskan bahwa Great Seagull merupakan model baru yang dirancang untuk memperkuat segmen hatchback listrik kompak.
Dimensi Lebih Besar dari BYD Atto 1
Dibandingkan Seagull yang di Indonesia dipasarkan dengan nama BYD Atto 1, Great Seagull hadir dengan ukuran bodi yang jauh lebih besar.
Mobil listrik ini memiliki panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 2.650 mm.
BACA JUGA:Pakar: Faktor Manusia Dominan, Pencegahan Karhutla Harus Menyentuh Perubahan Perilaku
Dimensi tersebut membuat Great Seagull sekitar 425 mm lebih panjang dibandingkan Seagull standar. Bahkan, ukurannya hanya terpaut sekitar 65 mm dari BYD Dolphin yang berada satu tingkat di atasnya.
Dengan ukuran yang lebih besar, ruang kabin dan kapasitas bagasi diperkirakan menjadi lebih lapang sehingga mampu meningkatkan kenyamanan pengguna, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.
Meski demikian, karakter hatchback kompak tetap dipertahankan sehingga mobil ini masih cocok digunakan di lingkungan perkotaan yang padat.
Great Seagull menggunakan pelek berukuran 16 inci yang dibalut ban 205/60. Sementara bobot kendaraan berada pada kisaran 1.180 kilogram hingga 1.255 kilogram tergantung spesifikasi yang dipilih.
BACA JUGA:Karhutla Ancam Tanjab Barat, Wakapolda Jambi Tekankan Satu Kunci: Semua Lini Harus Siap Bergerak
Motor Listrik 127 Tenaga Kuda
Pada sektor performa, BYD membekali Great Seagull dengan motor listrik tunggal yang menghasilkan tenaga maksimum 95 kW atau sekitar 127 tenaga kuda.
Sumber energinya berasal dari baterai lithium iron phosphate (LFP) yang diproduksi oleh FinDreams, anak perusahaan BYD yang bergerak di bidang teknologi baterai.
Konsumen nantinya dapat memilih dua opsi kapasitas baterai, yakni 30 kWh dan 39,2 kWh.
BACA JUGA:Siap Tantang Nissan Sakura dan BYD Racco, Suzuki e Sky Tawarkan Efisiensi Mobil Listrik Perkotaan
Berdasarkan pengujian standar CLTC di China, varian tersebut mampu menawarkan jarak tempuh antara 320 kilometer hingga 420 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Untuk kecepatan maksimum, Great Seagull diklaim mampu melaju hingga 150 km/jam, angka yang cukup kompetitif untuk kendaraan listrik di kelas hatchback kompak.
Dibekali Sensor LiDAR dan Sistem DiPilot
Salah satu daya tarik utama Great Seagull terletak pada teknologi bantuan pengemudinya.
BACA JUGA:10 Ton Garam Disiapkan untuk OMC di Jambi, 1 Ton Sudah Ditebar ke Awan untuk Picu Hujan
Beberapa unit prototipe yang tertangkap kamera saat menjalani pengujian di jalan raya terlihat menggunakan sensor LiDAR yang terpasang di bagian atap kendaraan.
Perangkat tersebut diduga terhubung dengan sistem bantuan berkendara canggih DiPilot 300 atau yang dikenal sebagai God's Eye B milik BYD.
Teknologi ini mendukung fitur Navigate On Autopilot (NOA), yang memungkinkan kendaraan membantu pengemudi saat melaju di jalan perkotaan maupun jalan tol dengan tingkat otomatisasi yang lebih tinggi.
Kehadiran teknologi tersebut menunjukkan bahwa BYD tidak hanya fokus pada efisiensi dan jarak tempuh, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan serta kenyamanan berkendara.
BACA JUGA:Ekspor Pinang Jambi Tembus Rp1,3 T, Barantin Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Global
Interior Lebih Modern dan Fungsional
Masuk ke dalam kabin, Great Seagull menghadirkan desain yang terlihat lebih premium dibandingkan Seagull standar.
Bagian tengah dashboard dilengkapi layar infotainment model floating yang berfungsi sebagai pusat pengaturan hiburan dan berbagai fitur kendaraan.
Selain itu, tuas transmisi ditempatkan di belakang lingkar kemudi sehingga memberikan ruang lebih luas pada konsol tengah.
BACA JUGA:Suzuki GSX-R150 Model 2027 Resmi Meluncur, Usung Penyegaran Warna Baru
Tata letak tersebut menciptakan kesan kabin yang lebih modern sekaligus meningkatkan kepraktisan bagi pengemudi dan penumpang.
Siap Perkuat Segmen Hatchback Listrik
Dengan dimensi yang lebih besar, performa lebih baik, pilihan baterai yang beragam, serta dukungan teknologi LiDAR dan DiPilot, Great Seagull diprediksi menjadi salah satu model penting dalam strategi elektrifikasi BYD.
Mobil ini dijadwalkan meluncur di pasar China pada 2026. Hingga saat ini, BYD belum mengungkapkan rencana resmi terkait pemasaran Great Seagull di luar negeri, termasuk kemungkinan masuk ke pasar Indonesia.
BACA JUGA:Hyundai Tucson Generasi Kelima Tampil Lebih Garang dengan Desain Boxy Dilengkapi Sistem Pleon
Jika nantinya dipasarkan secara global, Great Seagull berpotensi menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan hatchback listrik dengan ruang lebih lega dan teknologi yang lebih lengkap dibandingkan BYD Atto 1. *
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


