Di Balik Kemewahan Geely Okavango: Pelajaran Penting dari Kasus ASEAN NCAP Proton X90 yang Wajib Diketahui
Geely Okavango siap masuk Indonesia, tapi versi Proton X90-nya baru kehilangan bintang 5 -jambi-independent-
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Geely Okavango, SUV 7-penumpang yang namanya sudah terdaftar di database kekayaan intelektual Indonesia (PDKI), tengah dinantikan banyak konsumen sebagai pilihan keluarga yang menarik.
Dengan harga referensi mulai Rp386 jutaan dari pasar Filipina, fitur ADAS lengkap, kabin triple-zone AC, dan mesin hybrid 187 hp yang irit, Okavango tampil sangat kompetitif.
Namun ada satu catatan penting yang wajib diketahui calon pembeli sebelum antusias terlalu jauh.
Versi Proton-nya Baru Saja Kehilangan 5 Bintang NCAP
Proton X90 yang merupakan rebadge langsung dari Geely Okavango — baru saja mendapat pukulan telak dari ASEAN NCAP.
Rating bintang 5 yang diraih pada 2023 resmi dicabut dan diganti dengan hanya 1 bintang untuk varian facelift 2026.
BACA JUGA:10 SUV 7 Seater Terbaik 2026: Mulai Rp250 Juta, dari Daihatsu Terios hingga Toyota Fortuner
Penyebabnya: enam fitur ADAS dihapus dari model terbaru, yaitu Autonomous Emergency Braking, Forward Collision Warning, Lane Departure Warning, Lane Keep Assist, Rear Cross Traffic Alert, dan Blind Spot Technology.
Penghapusan Blind Spot Detection menjadi penentu paling kritis karena fitur ini adalah faktor berbobot tinggi dalam kategori Motorcyclist Safety.
Kategori ini langsung anjlok ke satu bintang, menarik seluruh rating keseluruhan ikut terjun ke level terendah.
"Kami sangat menyesalkan keputusan Proton menghapus teknologi ADAS yang dapat menyelamatkan nyawa dari model facelift ini. Keselamatan bukan sebuah kompromi.
Jangan korbankan teknologi keselamatan yang terbukti demi kemewahan visual seperti sistem hiburan atau jok kulit," tegas Direktur Jenderal MIROS Dr. Siti Zaharah binti Ishak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



