Nanti Sore di Stadion Swarna Bumi Final Liga 4 Jambi Persikoja vs Persebri
Ade Lubis-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Laga puncak Liga 4 Provinsi Jambi 2026 akan tersaji sore ini, Minggu 19 April 2026 pukul 14.30 WIB di Stadion Swarna Bumi.
Dua tim terbaik, Persikoja dan Persebri Batanghari FC, siap saling sikut demi satu tiket menuju level berikutnya.
Kedua tim melangkah ke final dengan cara meyakinkan—Persikoja membantai Persisko 6-0, sementara Persebri menundukkan Merangin FC 4-1.
Final ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua kekuatan berbeda. Persebri datang dengan persiapan matang selama lebih dari tiga bulan, termasuk serangkaian uji coba melawan tim kuat bahkan dari luar Provinsi Jambi.
BACA JUGA:OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara
Di bawah komando pelatih berlisensi A, Octavianus—mantan pemain Persija, Semen Padang, dan Sriwijaya FC—Persebri menjelma menjadi tim dengan organisasi permainan rapi, penguasaan bola yang baik, serta stamina yang stabil sepanjang 2x45 menit.
Persebri mengandalkan sejumlah pemain kunci seperti kapten Khusni Mubaraq dan Amabel, eks pemain Liga 2 yang sarat pengalaman.
Di lini depan, nama Yusuf Dwiansyah menjadi ancaman nyata. Striker potensial Jambi ini kini menjadi top skor bersama Denny Ramadhan dari Persikoja.
Selain itu, lini belakang Persebri juga kokoh dengan kiper Rayhan Akbar Utomo yang baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
BACA JUGA:Pemkab Sarolangun Segera Lelang 58 Kendaraan Dinas Layak Pakai dan Scrap
Di sisi lain, Persikoja tampil dengan kekuatan berbeda. Meski hanya melakukan persiapan sekitar dua minggu, tim asuhan Antoni ini memiliki kedalaman pengalaman yang tidak bisa diremehkan.
Diperkuat pemain-pemain FC Koja seperti Denny Ramadhan, M Ikbal Mediawan, Ahmad Ridho, Aris Kurniawan, hingga Sumanto, Persikoja dikenal dengan kreativitas lini tengahnya.
Duet Denny dan Ikbal menjadi motor permainan yang tak hanya mengatur tempo, tetapi juga produktif mencetak gol.
Bahkan, lini tengah Persikoja kerap menjadi sumber gol utama. Sementara itu, di lini depan, Sumanto dikenal sebagai striker “jenius” dengan pergerakan tanpa bola yang sulit dibaca lawan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


