Naikkan Daya Saing Alumni MagangHub, Kemnaker Siapkan 15 Skema Sertifikasi Kompetensi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.-ANTARA/HO-Kemnaker RI -
JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) gandeng Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyediakan 15 skema sertifikasi kompetensi bagi para alumni program Magang Nasional (MagangHub).
Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam memperkuat kualitas sekaligus memberikan pengakuan resmi terhadap keahlian para lulusan magang di dunia kerja.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa kepemilikan sertifikat kompetensi menjadi poin krusial agar para alumni MagangHub memiliki posisi tawar dan daya saing yang kuat saat memasuki pasar kerja industri.
“Sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memastikan lulusan MagangHub memiliki pengakuan atas kompetensi dimiliki sehingga siap bersaing di pasar kerja,” ujar Yassierli dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Selasa 2 Juni 2026.
BACA JUGA:Update Harga Emas Pegadaian 2 Juni 2026: UBS dan Galeri24 Melorot, Antam Bergeming
Ragam Skema Sertifikasi yang Tersedia
Kurikulum dan skema yang dihadirkan telah disesuaikan dengan tren kebutuhan industri modern saat ini. Cakupannya mulai dari sektor administrasi, teknologi, keuangan, hingga aspek keselamatan kerja.
Berikut adalah daftar 15 skema sertifikasi yang difasilitasi:
Pengelolaan Administrasi Perkantoran
BACA JUGA:Solusi Sehat dari Pekarangan: Ini Mengapa Warga Jambi Harus Mulai Melirik Tanaman TOGA Sebagai Apotek Hidup
Junior Secretary
Asisten Pengembang Web (Web Developer Assistant)
Digital Marketing
Pembuatan Desain Grafis
BACA JUGA:Mau Lolos Magang BUMN Pekan Ini? Intip 5 Trik Rahasia Lolos Seleksi Berkas Magang Kemnaker Batch 4
Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Tunggal
Supervisor Sumber Daya Manusia (SDM)
Pelayanan Pelanggan (Customer Service)
Front Office
BACA JUGA:Pada Momen Hari Lahir Pancasila, Bupati Merangin Ingatkan untuk ASN Disiplin dan Layani Masyarakat dengan Baik
Operator Komputer
Digital Filing
Produksi Karya Audio Visual
Analis Data (Data Analyst)
BACA JUGA:Terbongkar! Sindikat pig butchering Senilai Rp41 Miliar Beroperasi di Sukoharjo, 11 WNA Jadi Tersangka
Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Penyusunan Laporan Keuangan untuk Pemula
Sebaran Kapasitas Balai Vokasi di Seluruh Indonesia
Untuk memastikan program ini berjalan optimal, Kemnaker telah memetakan kesiapan infrastruktur di berbagai daerah.
Dari hasil pemetaan tersebut, tercatat total kapasitas penyelenggaraan di seluruh balai pelatihan vokasi mampu mengakomodasi hingga 180 skema sertifikasi kompetensi.
Kesiapan tertinggi berada di BBPVP Makassar, BBPVP Medan, dan BPVP Surakarta, di mana ketiganya menjadi ujung tombak dengan menyediakan 15 skema sertifikasi secara penuh.
Membuntuti di bawahnya, BBPVP Bekasi menyatakan kesiapannya untuk menggelar 11 skema sertifikasi.
Sementara itu, klaster dengan kapasitas 10 skema sertifikasi menjadi yang paling mendominasi. Klaster ini tersebar di enam titik strategis, meliputi BBPVP Bandung, BBPVP Semarang, BPVP Aceh, BPVP Padang, BPVP Samarinda, dan BPVP Kendari.
BACA JUGA:Tegas! Al Haris Ingatkan ASN untuk Jaga Semangat Persatuan dan Kerja Nyata
Bergerak ke wilayah lainnya, BPVP Banyuwangi dan BPVP Ternate siap memfasilitasi masing-masing 9 skema, disusul oleh BPVP Bantaeng dengan 8 skema, serta BPVP Pangkajene dan Kepulauan bersama BPVP Belitung yang masing-masing mengantongi 7 skema sertifikasi.
Untuk balai dengan kapasitas di bawah lima skema, BBPVP Serang tercatat memfasilitasi 6 skema. Selanjutnya, BPVP Lombok Timur, BPVP Ambon, dan BPVP Sorong masing-masing menyediakan 4 skema.
Selaku penutup, BPVP Bandung Barat dan BPVP Sidoarjo akan berfokus pada penyelenggaraan 3 skema sertifikasi kompetensi. *
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



