bank jambi baru

Warga Bisa Dapat Pangan Lebih Terjangkau, Polda Jambi Dukung Gerakan Pangan Murah

Warga Bisa Dapat Pangan Lebih Terjangkau, Polda Jambi Dukung Gerakan Pangan Murah

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji ikut turun pada gerakan pangan murah.-ist/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan terus dilakukan Pemerintah Provinsi JAMBI bersama berbagai stakeholder.

Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor TVRI Stasiun Jambi, Rabu 2 September 2026 sekitar pukul 09.20 WIB.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat dan stakeholder terkait.

BACA JUGA:Udara Muaro Jambi Kembali Jadi Sorotan, Angka AQI Tembus 126 dan PM2.5 Masuk Kategori Tidak Sehat

Turut hadir Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Pasi Ops Korem 042/Gapu Jambi Mayor Inf Iswadi, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Tedy Arief Budiman.

Kepala Stasiun TVRI Jambi Herly Marjoni, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Jambi Wiwin Indratno, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Jambi AAN Agung Abimanyu, serta tamu undangan lainnya.

Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan di daerah.

BACA JUGA:Pendataan Sensus Ekonomi Jambi Diperpanjang, BPS Temukan Hampir 200 Ribu Keluarga Baru

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah menyampaikan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengendalikan harga pangan di tengah masyarakat.

Hingga akhir Agustus 2026, kondisi harga pangan di Provinsi Jambi secara umum masih terpantau stabil.

Meski demikian, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Salah satunya daging ayam yang disebut mengalami peningkatan akibat adanya kendala distribusi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah agar ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan masyarakat tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait