bank jambi baru

ISPU Mendekati 100, Siswa SD dan SMP di Muaro Jambi Besok Kembali Belajar di Sekolah, TK Masih Daring

ISPU Mendekati 100, Siswa SD dan SMP di Muaro Jambi Besok Kembali Belajar di Sekolah, TK Masih Daring

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno-Foto : ist-Jambi independent

MUARO JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pemerintah Kabupaten MUARO JAMBI menetapkan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) kembali mengikuti pembelajaran seperti biasa mulai Kamis 3 September 2026.

Sementara itu, kegiatan pembelajaran bagi anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) masih dilakukan dari rumah menyusul kondisi kualitas udara di wilayah Muaro Jambi yang belum sepenuhnya membaik.

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno mengatakan, kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi indeks standar pencemar udara (ISPU) yang masih berfluktuasi.

"Mulai besok SD dan SMP sudah belajar seperti biasa. Namun untuk PAUD dan TK masih belajar dari rumah," ujar Bupati Bambang Bayu Suseno.

BACA JUGA:RSUD Sungai Gelam Disiapkan Jadi Rujukan Rehabilitasi Narkoba, Ternyata Ini Kendalanya

Menurut Bupati BBS, selama pembelajaran berlangsung, seluruh siswa SD dan SMP diwajibkan menggunakan masker. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga telah mendistribusikan masker ke sekolah-sekolah, baik masker medis biasa maupun masker hijab.

"Anak-anak tetap wajib menggunakan masker selama berada di sekolah. Pemerintah daerah sudah mendistribusikan masker ke seluruh SD dan SMP, termasuk masker biasa dan masker hijab," katanya.

Bupati BBS mengatakan, berdasarkan pemantauan, nilai ISPU di Muaro Jambi berada pada kisaran 110 hingga 130 dan masih mengalami fluktuasi.

Dengan kondisi tersebut, kegiatan belajar mengajar siswa SD dan SMP akan difokuskan di dalam ruang kelas. Sekolah diminta tidak menggelar aktivitas pembelajaran di luar ruangan.

BACA JUGA:Pemkot Jambi dan Pemprov DKI Jakarta Perkuat Kerja Sama, dari Creative Financing hingga Transformasi Digital

"Untuk sementara kegiatan siswa dilakukan di dalam kelas dan tidak ada kegiatan di luar kelas. Ini untuk menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak," ujar BBS.

Adapun siswa PAUD dan TK masih mengikuti pembelajaran dari rumah. Kebijakan tersebut akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi.

"Keputusan ini akan kami evaluasi kembali sesuai dengan kondisi kualitas udara. Kalau kondisinya sudah membaik, tentu kebijakan akan disesuaikan," katanya.

Pemkab Muaro Jambi berharap kondisi udara segera membaik sehingga seluruh kegiatan pendidikan, termasuk pembelajaran bagi PAUD dan TK, dapat kembali dilaksanakan secara normal. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait