bank jambi baru

Sehari Jelang Eksekusi Lahan PT BSU, Dinding Pabrik Dicoret Orang Tak Dikenal

Sehari Jelang Eksekusi Lahan PT BSU, Dinding Pabrik Dicoret Orang Tak Dikenal

Dinding PKS PT BSU2 yang dicoret-coret orang tak dikenal.-ist/jambi-independent.co.id-

BATANG HARI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Situasi menjelang rencana eksekusi lahan PT Berkat Sawit Utama (BSU) di Kabupaten Batang Hari, Jambi, diwarnai kejadian yang kini menjadi perhatian.

Sehari sebelum pelaksanaan eksekusi yang dijadwalkan Rabu 2 September 2026, dinding Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) BSU2 di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, dicoret-coret oleh orang tak dikenal.

Coretan tersebut berisi sejumlah tulisan bernada penolakan terhadap keberadaan perusahaan, di antaranya “Tanah Ini Milik SDA”, “Segera Angkat Kaki”, “Pendatang Penjajah” dan “Pendatang Usir dari Sini”.

Aksi tersebut diketahui pada Selasa 1 September 2026 pagi. Namun, berdasarkan keterangan pihak keamanan perusahaan, pencoretan diduga terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

BACA JUGA:Komisi III DPRD Tebo Panggil Dirut PDAM, Cecar Soal Beban Gaji dan Pengelolaan Keuangan

Wakil Kepala Sekuriti BSU2, Dani Kristanto, mengatakan petugas sempat mendengar suara sepeda motor yang lalu-lalang di sekitar pintu masuk pabrik pada dini hari.

Saat itu kondisi pintu pabrik dalam keadaan tertutup. “(Kejadiannya) Selasa dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB,” kata Dani.

Sekitar pukul 05.00 WIB, petugas keamanan kemudian melakukan pengecekan di sekitar bagian depan pabrik.

Saat itulah mereka menemukan tulisan menggunakan cat pada dinding.

BACA JUGA:Jambi Dikepung 5.102 Hotspot! Muaro Jambi Tertinggi, BPBD Ingatkan Bahaya Api Kembali Muncul

“Setelah kami cek, jam 5 subuh, sudah ada tulisan seperti ini. Kami kurang termonitor, siapa pelakunya,” ujarnya.

Coretan serupa juga ditemukan pada bagian dinding depan pabrik lainnya.

Kemunculan coretan tersebut terjadi hanya sehari sebelum rencana eksekusi lahan yang menjadi objek sengketa antara PT BSU dan masyarakat Suku Anak Dalam (SAD).

Dani mengakui kemungkinan adanya kaitan dengan rencana eksekusi tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait