bank jambi baru

Jambi Dikepung 5.102 Hotspot! Muaro Jambi Tertinggi, BPBD Ingatkan Bahaya Api Kembali Muncul

Jambi Dikepung 5.102 Hotspot! Muaro Jambi Tertinggi, BPBD Ingatkan Bahaya Api Kembali Muncul

Bachyuni Deliansyah-ist/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Angka titik panas atau hotspot di Provinsi Jambi masih menunjukkan tingginya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga 29 Agustus 2026, sebanyak 5.102 hotspot terdeteksi di seluruh wilayah Jambi.

Data tersebut merupakan hasil pemantauan satelit Terra-Aqua SNPP dan NOAA 20 sepanjang periode 1 Januari hingga 29 Agustus 2026.

Dari total tersebut, Kabupaten Muaro Jambi menjadi wilayah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni mencapai 817 titik.

Posisi berikutnya ditempati Sarolangun dengan 703 hotspot dan Batanghari sebanyak 693 titik.

BACA JUGA:Sudah 21 Kali Beraksi! Polsek Jelutung Tangkap 2 Pelaku Penipuan yang Sasar Loket BRILink

Sementara itu, Tanjung Jabung Barat tercatat memiliki 597 hotspot, Tanjung Jabung Timur 558 titik, Tebo 554 titik, Merangin 483 titik dan Bungo 327 titik.

Kerinci tercatat 247 hotspot, sedangkan Kota Jambi memiliki 123 titik. Adapun Kabupaten Sungai Penuh tercatat tidak memiliki hotspot dalam data tersebut.

Ancaman karhutla di Jambi tidak hanya terlihat dari jumlah hotspot. Luas lahan yang terdampak kebakaran juga mencapai angka yang cukup besar.

Hingga 29 Agustus 2026, total luas karhutla di Provinsi Jambi tercatat 1.776,56 hektare.

BACA JUGA:Yamaha Aerox-e Tawarkan Fitur Canggih untuk Mobilitas Perkotaan, Dibekali Y-Connect hingga Mode Mundur

Menariknya, daerah dengan jumlah hotspot terbanyak bukan menjadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar.

Kabupaten Sarolangun tercatat sebagai wilayah dengan luasan karhutla paling tinggi, mencapai 473,64 hektare.

Kemudian disusul Batanghari dengan 374,50 hektare, Muaro Jambi 325 hektare dan Tanjung Jabung Barat 292,30 hektare.

Selanjutnya Tanjung Jabung Timur tercatat 189,63 hektare, Tebo 96,81 hektare, Bungo 14 hektare dan Merangin 10,3 hektare.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait