Bersiap Jadi RS Rujukan Regional, RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak Tambah Fasilitas Strategis
Direktur RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak, Darwin Salim bersama tim.-Foto : Harpandi-jambi independent
MUARASABAK,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Harapan masyarakat Kabupaten Tanjab Timur untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap di daerah sendiri mulai menemukan titik terang.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nurdin Hamzah (NH) Muara Sabak tengah mempersiapkan sejumlah fasilitas strategis yang ditargetkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membawa rumah sakit tersebut menuju standar pelayanan kesehatan nasional.
Dua fasilitas yang menjadi bagian penting dalam peningkatan layanan tersebut yakni ruang Cathlab (Catheterization Laboratory) dan fasilitas penanganan Cytotoxic.
Keduanya dipersiapkan untuk memperkuat kemampuan RSUD NH Muara Sabak dalam menangani penyakit dan kondisi medis yang membutuhkan pelayanan khusus.
BACA JUGA:Jelang Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejati Jambi Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan
Direktur RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak, Darwin Salim mengatakan, kehadiran fasilitas tersebut akan menjadi langkah penting dalam mendukung pemenuhan standar pelayanan prioritas nasional KJSU-KIA.
"KJSU-KIA mencakup pelayanan kesehatan untuk penanganan Kanker, Jantung, Stroke, Urologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak," ucapnya.
Dirinya menjelaskan, dengan bertambahnya fasilitas pendukung, RSUD NH Muara Sabak diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih terpadu kepada masyarakat.
"Ini langkah nyata meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Standar KJSU-KIA akan terpenuhi. RSUD NH Muara Sabak siap menyajikan layanan jantung dan kanker mulai 2027 sekaligus memutus mata rantai rujukan," jelasnya.
BACA JUGA:8 Desa di Tanjab Timur Masih Tertinggal, 5 di Antaranya Terkonsentrasi di Sadu
Menurutnya, RSUD NH Muara Sabak menargetkan sistem pelayanan terintegrasi dengan dukungan fasilitas baru tersebut sudah dapat beroperasi paling lambat pada Triwulan I 2027.
Target itu menjadi bagian dari upaya rumah sakit untuk mendekatkan pelayanan kesehatan khusus kepada masyarakat Kabupaten Tanjab Timur.
Selama ini, pasien yang membutuhkan penanganan medis tertentu masih harus menjalani proses rujukan ke rumah sakit di luar daerah.
"Kondisi tersebut tentu membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya tambahan bagi pasien maupun keluarga. Ke depannya pasien tidak perlu lagi keluar daerah mendapatkan penanganan medis berstandar khusus tersebut," ungkapnya.
Karena itu, keberadaan Cathlab dan fasilitas Cytotoxic di RSUD NH Muara Sabak diharapkan menjadi solusi untuk memperpendek rantai rujukan. Masyarakat nantinya memiliki alternatif pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.
Dua gedung fasilitas baru tersebut dibangun melalui alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK). Kehadiran infrastruktur dan fasilitas penunjang ini sekaligus memperkuat langkah RSUD NH Muara Sabak untuk berkembang menjadi rumah sakit rujukan regional bagi wilayah timur Provinsi Jambi.
BACA JUGA:Gubernur Bakal Berikan SP 1, Bagi Bupati yang Lamban Tangani Karhutla
Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur menaruh harapan besar terhadap percepatan pengoperasian fasilitas tersebut. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, keberadaan layanan jantung dan kanker di daerah diharapkan dapat mempercepat penanganan pasien, khususnya mereka yang membutuhkan tindakan medis secara cepat dan tepat.
Langkah tersebut juga diharapkan memberikan kontribusi terhadap upaya menekan risiko kematian akibat penyakit tidak menular di Kabupaten Tanjab Timur.
Dengan target operasional pada Triwulan I 2027, RSUD NH Muara Sabak tidak hanya menambah bangunan dan fasilitas baru, tetapi juga tengah mempersiapkan perubahan besar dalam sistem pelayanan kesehatan.
"Ke depan, masyarakat Kabupaten Tanjab Timur diharapkan dapat memperoleh pelayanan jantung dan kanker yang lebih lengkap dan terintegrasi tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


