bank jambi baru

Perkumpulan Hijau Soroti Krisis Tata Kelola Lahan: Simak 6.806 Hotspot dan 2.335,98 Hektare Karhutla di Jambi

Perkumpulan Hijau Soroti Krisis Tata Kelola Lahan: Simak 6.806 Hotspot dan 2.335,98 Hektare Karhutla di Jambi

Feri, Ketua Perkumpulan Hijau Jambi-ist/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Perkumpulan Hijau menyoroti tingginya angka kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi JAMBI sepanjang 2026. Berdasarkan analisis data Perkumpulan Hijau, tercatat 6.806 hotspot di JAMBI sepanjang periode 1 Januari hingga 29 Agustus 2026.

Hotspot tersebut tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten/kota. Sarolangun menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi, yakni 1.833 titik, disusul Muaro Jambi sebanyak 1.195 titik, Tanjung Jabung Barat 886 titik, Batanghari 854 titik, dan Tebo 780 titik.

Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan jika melihat data khusus periode Agustus. Dalam rentang 1–29 Agustus 2026, Perkumpulan Hijau mencatat 4.404 hotspot di Provinsi Jambi.

Sarolangun kembali menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 1.359 titik, kemudian Batanghari 695 titik, Tebo 599 titik, Muaro Jambi 587 titik, dan Tanjung Jabung Barat 520 titik.

BACA JUGA:Harga Emas Antam Melemah di Awal September 2026, Sentuh Rp2,664 Juta per Gram

Direktur Perkumpulan Hijau, Feri Irawan, mengatakan tingginya jumlah hotspot tidak seharusnya hanya dipandang sebagai persoalan teknis pemadaman api.

Kata Feri, karhutla harus dibaca sebagai persoalan ekologis dan tata kelola ruang.

"Ketika ribuan hotspot terus muncul dan terkonsentrasi di wilayah tertentu, pertanyaan kita bukan hanya bagaimana api dipadamkan, tetapi mengapa kebakaran terus berulang dan bagaimana negara mengelola ruang hidup masyarakat serta kawasan ekologis yang rentan,” kata dia.

Luas Karhutla Capai 2.335,98 Hektare

Selain data hotspot, analisis Perkumpulan Hijau juga menunjukkan luas karhutla yang mencapai 2.335,98 hektare pada periode 1 Januari hingga 27 Agustus 2026.

BACA JUGA:BYD Sealion 08 SUV Flagship Sealion 02 Besok: Bawa Jarak Tempuh hingga 900 Kilometer Bermesin Turbo

Sarolangun menjadi kabupaten dengan luas karhutla terbesar, yakni 1.085,59 hektare atau 46,5 persen dari total luas yang tercatat. Selanjutnya Batanghari 712,88 hektare, Muaro Jambi 365,63 hektare, Tanjung Jabung Timur 110,79 hektare, dan Tanjung Jabung Barat 61,08 hektare.

Berdasarkan fungsi kawasan, luas karhutla terbesar tercatat pada Hutan Produksi Tetap sebesar 1.144,31 hektare dan Hutan Produksi Terbatas sebesar 713,91 hektare.

Selain itu, karhutla tercatat pada Area Penggunaan Lain seluas 347,64 hektare, Taman Hutan Raya 92,75 hektare, Hutan Lindung 37,09 hektare, Taman Nasional 0,23 hektare, serta Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi sebesar 0,04 hektare.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait