bank jambi baru

Lahan Dekat Permukiman Warga di Sengeti Terbakar, Damkar Muaro Jambi Kerahkan 1 Armada

Lahan Dekat Permukiman Warga di Sengeti Terbakar, Damkar Muaro Jambi Kerahkan 1 Armada

Lahan dekat rumah warga di Sengeti terbakar-Foto : Junaidi-Jambi independent

MUARO JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID  - Kebakaran lahan terjadi di dekat permukiman warga di RT 16, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten MUARO JAMBI, Rabu, 19 Agustus 2026 siang.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima petugas pemadam kebakaran dari pemilik lahan, Mulyati, melalui sambungan telepon.

Mendapat laporan tersebut, Pos Damkar Sekernan langsung mengerahkan satu armada pemadam dengan nomor kendaraan BH 8019 GZ dan Regu 03 menuju lokasi.

Armada berangkat sekitar pukul 12.50 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih 4 kilometer dari pos menuju lokasi kebakaran.

BACA JUGA: Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantor Pertanahan

Operasi pemadaman dipimpin Korwil Hendro dan Dandru Rusbi Maradona. Sebanyak lima personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman, yakni Rusbi Maradona selaku pengemudi, Erwin Saputra, Gunawan, Rahmat dan Jeri Martin.

Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di sekitar permukiman warga. Sebanyak 4.000 liter air digunakan dalam proses pemadaman.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas berhasil menangani kebakaran. Operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 14.40 WIB.

Tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian material dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab atau asal-usul api masih belum diketahui dan masih dalam penelusuran.

BACA JUGA:Terobos Kabut dan Jalan Terjal, Mantri BRI Menjaga Asa Pelaku Usaha Cianjur Selatan

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengatakan kejadian kebakaran lahan yang berada dekat permukiman warga perlu mendapat perhatian serius, terutama pada kondisi cuaca yang masih berpotensi kering.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Apalagi jika lokasi lahan berdekatan dengan permukiman, api sangat berpotensi menjalar dan membahayakan rumah warga,” ujar Herman.

Ia mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian sehingga petugas dapat bergerak cepat menuju lokasi.

Menurut Herman, kecepatan laporan dan respons petugas menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait