bank jambi baru

Sinergi Pemdes Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagaraan bagi Pekerja di Kabupaten Tebo

 Sinergi Pemdes Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagaraan bagi Pekerja di Kabupaten Tebo

Sosialisasi dan Penguatan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pemerintah Desa.-Siti Halimah/jambi-independent.co.id-

MUARA TEBO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.IDBPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo bersama Pemerintah Kabupaten Tebo terus memperkuat sinergi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial Ketenagakerjaan hingga ke tingkat desa. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pemerintah Desa, yang dihadiri Wakil Bupati Tebo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para camat, kepala desa, serta perangkat desa se-Kabupaten Tebo.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman Pemerintah Desa mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tidak hanya bagi aparatur desa, tetapi juga bagi pekerja rentan yang tersebar di setiap desa.

Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan Pemerintah Desa, diharapkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Tebo terus meningkat.

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo Perkuat Literasi Jaminan Sosial Bagi Kader PKK, Dorong Dongkrak UCJ

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tebo menegaskan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja dari berbagai risiko pekerjaan.

"Pemerintah Kabupaten Tebo berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memastikan aparatur desa maupun pekerja rentan memperoleh perlindungan sehingga dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan produktif," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tebo mengajak seluruh pemerintah desa untuk menjadikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan desa yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap seluruh kepala desa dapat mengoptimalkan perlindungan bagi perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa, maupun pekerja rentan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi ini merupakan investasi sosial yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

BACA JUGA:6 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Suspensi Terbaik 2026, Nyaman Lewati Jalan Berlubang dan Polisi Tidur

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Tebo meminta seluruh camat dan kepala desa segera melakukan tindak lanjut terhadap desa-desa yang masih memiliki tunggakan iuran.

Ia menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial bagi aparatur desa merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian perlindungan kepada para pekerja.

Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo juga memaparkan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), serta Jaminan Pensiun (JP).

Selain memberikan sosialisasi, BPJS Ketenagakerjaan juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan program di Kabupaten Tebo.

BACA JUGA:Jaga Kebugaran di Usia Senior, Rektor dan 19 Guru Besar UNJA Ikuti Tes Kebugaran Jasmani

Hingga saat ini masih terdapat 32 pemerintah desa yang belum melakukan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan , sehingga diperlukan percepatan penyelesaian kewajiban tersebut agar perlindungan tetap aktif dan manfaat program dapat diterima secara optimal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo, Ahmad Bisyri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tebo atas komitmen dan dukungan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Tebo merupakan langkah strategis dalam mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi para pekerja. Kami berharap pemerintah desa yang masih memiliki kewajiban pembayaran iuran dapat segera melakukan penyelesaian, sehingga seluruh perangkat desa tetap terlindungi tanpa adanya kendala status kepesertaan. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Tebo dapat segera terwujud," ungkap Ahmad Bisyri.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Tebo berharap terbangun komitmen bersama seluruh pemerintah desa untuk mendukung percepatan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Kabupaten Tebo.

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini: Didominasi Cerah, Suhu Capai 32 Derajat Celcius

Seluruh peserta juga menyatakan kesiapan untuk memperkuat koordinasi dan memastikan kewajiban pembayaran iuran dilaksanakan tepat waktu, sehingga seluruh aparatur desa dan pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan memperoleh perlindungan secara berkelanjutan.

Dengan semakin luasnya cakupan kepesertaan dan meningkatnya kepatuhan pembayaran iuran, diharapkan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Tebo dapat terus meningkat. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait