bank jambi baru

Isu Keterlibatan TNI dalam Kasus Penganiayaan di Kota Jambi Terjawab, Ini Penjelasan Korem 042/Gapu

Isu Keterlibatan TNI dalam Kasus Penganiayaan di Kota Jambi Terjawab, Ini Penjelasan Korem 042/Gapu

Ilustrasi. Korem 042/Gapu memberi penjelasan tentang info adanya anggota TNI yang menganiaya pemotor.-ist/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Isu dugaan keterlibatan anggota TNI dalam kasus penganiayaan seorang pengendara sepeda motor di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, mulai menemui titik terang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya keterlibatan anggota TNI dalam peristiwa penganiayaan tersebut.

Penjelasan ini disampaikan menyusul informasi yang beredar di masyarakat terkait kasus pemukulan terhadap seorang pengendara sepeda motor yang terjadi di kawasan Telanaipura pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB hingga tengah malam. Lokasi kejadian berada di sekitar depan Rumah Makan Taraso, kawasan Sungai Kambang, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

BACA JUGA:BPS Catat Ekspor dan Impor Jambi Sama-sama Turun pada Juni 2026

Korban diketahui bernama Frady Sabil, warga Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, sebelum insiden terjadi, korban diduga berada dalam rombongan pengendara sepeda motor yang melintas di sekitar lokasi.

Rombongan tersebut diduga menggeber-geber sepeda motor sehingga menimbulkan suara bising dan keresahan bagi masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

Situasi tersebut diduga memicu reaksi sejumlah warga setempat.

BACA JUGA:Karhutla Muarojambi Meluas, 18 Kasus dengan total 37,95 Hektare Lahan Terbakar

Peristiwa kemudian berkembang hingga terjadi aksi pemukulan terhadap korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Namun, aparat masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, isu mengenai dugaan keterlibatan anggota TNI dalam kasus tersebut turut menjadi perhatian publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait