Kasus Dugaan TPPO Bayi di Batang Hari Jadi Bahan Evaluasi DP3AP2 Provinsi Jambi
Kepala DP3AP2 Provinsi Jambi, Atma Jaya.-SEPTIN RITA ANDINI/JAMBI INDEPENDENT-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kasus dugaan penjualan bayi di Kabupaten Batanghari yang sempat menyita perhatian public, menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi Jambi.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi memastikan bayi tersebut telah kembali ke pangkuan ibu kandungnya.
Ke depan, pemerintah berkomitmen memperkuat edukasi dan pengawasan perlindungan anak agar kasus serupa tidak kembali terjadi.
Kepala DP3AP2 Provinsi Jambi, Atma Jaya, mengatakan proses penyerahan bayi kepada ibu kandung difasilitasi di Polda Jambi dengan melibatkan berbagai pihak.
BACA JUGA:Ini Pasal yang Menjerat Ayah Bayi 8 Bulan dalam Kasus Dugaan TPPO di Batang Hari
"Penyerahan bayi kepada ibu kandung dilakukan di Polda Jambi. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Jambi beserta jajaran, anggota DPR RI, Bupati Batanghari, kami dari DP3AP2, serta instansi terkait lainnya. Alhamdulillah, bayi tersebut sudah dikembalikan kepada ibu kandungnya," kata Atma Jaya, Senin (3/8).
Ia menegaskan, peristiwa tersebut menjadi pelajaran sekaligus evaluasi bagi seluruh pihak agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurutnya, DP3AP2 akan terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak.
"Kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai upaya perlindungan anak. Selain itu, kami juga mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik," ujarnya.
BACA JUGA:Teng! Kasus Dugaan Penjualan Bayi 8 Bulan di Batang Hari Masuk Babak Baru, Ayah Kandung Ditetapkan Tersangka
Atma Jaya menambahkan, upaya perlindungan anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam mengawasi sekaligus melindungi anak.
Selain memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, DP3AP2 juga akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan anak.
"Sesuai tugas dan fungsi, kami akan terus melakukan pengawasan, koordinasi, komunikasi, serta memberikan edukasi kepada masyarakat di Provinsi Jambi mengenai pentingnya perlindungan anak," jelasnya.
BACA JUGA:Bayi G Akhirnya Kembali ke Ibunya, Bupati Batang Hari Fadhil: Adopsi Anak Tak Boleh Lewat Jalur Sembarangan
Atma Jaya juga memastikan kondisi ibu dan bayi saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Bahkan, saat proses penyerahan berlangsung, seluruh keluarga inti turut hadir mendampingi.
"Alhamdulillah semuanya dalam kondisi baik. Orang tua dan bayinya sudah berkumpul kembali. Prosesnya juga berjalan sesuai dengan harapan kita bersama," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



