bank jambi baru

Tawuran antara Kita-Kita Saja' dengan 'Puncak Stres' di Tugu Pers Gagal, 3 Pelajar Bawa Sajam Diamankan Polisi

Tawuran antara Kita-Kita Saja' dengan 'Puncak Stres' di Tugu Pers Gagal, 3 Pelajar Bawa Sajam Diamankan Polisi

Kapolsek Jelutung menunjukkan barang bukti yang diamankan.-andin/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Rencana tawuran antar kelompok remaja di Kota Jambi gagal terlaksana, setelah kelompok lawan yang sebelumnya diajak bertemu tidak muncul di lokasi.

Namun, tiga pelajar yang diduga hendak terlibat tawuran justru diamankan polisi saat membawa senjata tajam.

Ketiga pelajar tersebut diamankan jajaran Polsek Jelutung setelah sebelumnya diduga membuat janji bertemu dengan kelompok remaja lain di kawasan Tugu Pers, Simpang Pulai, Kota Jambi.

Kapolsek Jelutung AKP Choiril Umam mengatakan, ketiga pelajar tersebut merupakan bagian dari kelompok yang menamakan diri KKS (Kita-Kita Saja).

BACA JUGA:Teng! Kasus Dugaan Penjualan Bayi 8 Bulan di Batang Hari Masuk Babak Baru, Ayah Kandung Ditetapkan Tersangka

Mereka sebelumnya diduga telah membuat janji atau COD dengan kelompok bernama Puncak Stres untuk melakukan tawuran.

“Kelompok KKS ini sudah janjian dengan kelompok Puncak Stres untuk tawuran di Tugu Pers. Namun saat mereka tiba di lokasi, kelompok lawannya tidak datang,” ujar AKP Choiril Umam saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin 3 Agustus 2026.

Setelah menunggu kelompok lawan yang tidak kunjung datang, ketiga remaja tersebut kemudian meninggalkan lokasi. Polisi selanjutnya melakukan pengamanan terhadap mereka.

Dalam pengamanan tersebut, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor yang ditumpangi tiga pelajar berinisial F, E, dan A.

BACA JUGA:Korupsi Dana Peremajaan Sawit di Batang Hari, Pj Kades Jadi Saksi Dana PSR Masih Sisa Rp 467 Juta di Bank

Polisi juga menemukan senjata tajam yang dibawa oleh kelompok tersebut, salah satunya berupa egrek.

“Dari mereka kami mengamankan satu unit sepeda motor yang ditumpangi tiga orang berinisial F, E, dan A. Salah satu senjata tajam yang berhasil diamankan adalah egrek,” kata Choiril.

Ketiga remaja yang diamankan tersebut diketahui masih berstatus sebagai pelajar di salah satu SMA negeri di Kabupaten Muaro Jambi.

Polisi kemudian memanggil orang tua masing-masing pelajar untuk diberikan pembinaan. Pihak sekolah juga akan diberi informasi mengenai kejadian tersebut sebagai langkah pencegahan agar para siswa tidak kembali terlibat dalam aksi serupa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait