bank jambi baru

Kolam Retensi Paal V Segera Tuntas, Maulana: Mimpi Atasi Banjir Mulai Terwujud

Kolam Retensi Paal V Segera Tuntas, Maulana: Mimpi Atasi Banjir Mulai Terwujud

Kolam Retensi Paal V Segera Tuntas, Maulana: Mimpi Atasi Banjir Mulai Terwujud--

JAMBI, JAMBI-INDPENDENT.CO.ID – Wali Kota Jambi Maulana optimistis pembangunan kolam retensi di kawasan Paal V akan menjadi solusi nyata dalam mengurangi persoalan banjir di Kota Jambi.

Proyek seluas 8,9 hektare itu ditargetkan rampung pada September 2026 dan diyakini mampu mengurangi genangan di sejumlah kawasan langganan banjir.

Optimisme itu disampaikan Maulana saat mendampingi Anggota DPR RI Edi Purwanto meninjau progres pembangunan kolam retensi Paal V, Senin 3 Agustus 2026.

Menurut Maulana, pembangunan kolam retensi merupakan proyek yang sempat dianggap sulit diwujudkan karena membutuhkan lahan yang luas. Namun, berkat sinergi antara Pemerintah Kota Jambi, pemerintah pusat, dan dukungan DPR RI, proyek tersebut kini memasuki tahap akhir.

"Kolam retensi seluas 8,9 hektare ini dulu rasanya seperti mimpi. Namun berkat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan dukungan DPR RI, pembangunan ini akhirnya bisa terwujud. Proses pembebasan lahan saja kami lakukan selama dua tahun," ujar Maulana.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Jambi telah menyiapkan penataan kawasan agar kolam retensi tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga menjadi ruang publik baru.

Sejumlah fasilitas seperti lampu penerangan di sepanjang jalur jogging track, penataan jembatan, hingga elemen lanskap akan dibangun untuk mendukung kawasan tersebut.

Selain itu, Maulana berharap dukungan Komisi V DPR RI terus berlanjut untuk penyelesaian sejumlah titik pengendalian banjir lainnya, terutama pembebasan lahan di kawasan Kenali dan Mayang yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Menurutnya, keberadaan kolam retensi akan memberikan dampak besar terhadap pengurangan banjir di kawasan Widuri, Kenali Asam Bawah, dan wilayah lain yang selama ini kerap terdampak genangan.

Sementara itu, Anggota DPR RI Edi Purwanto menilai progres pembangunan kolam retensi berjalan sesuai target. Berdasarkan komitmen Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), pekerjaan fisik ditargetkan selesai pada 20 September 2026.

"Alhamdulillah progres pengerjaannya sudah sangat baik. Kepala Balai berkomitmen pembangunan kolam retensi selesai pada 20 September nanti," kata Edi.

Ia optimistis pembangunan kolam retensi di beberapa titik akan mampu mengurangi sekitar 60 persen potensi banjir di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Asam.

Edi berharap setelah pembangunan selesai, Pemerintah Kota Jambi dapat mempercantik kawasan tersebut sehingga memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

"Kolam retensi ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga bisa menjadi destinasi wisata baru dan ruang terbuka bagi masyarakat untuk berolahraga maupun bersantai," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait