bank jambi baru

Bikin Was-was! Video Sekelompok Pemuda Bawa Sajam Terekam di Kota Jambi Dini Hari

Bikin Was-was! Video Sekelompok Pemuda Bawa Sajam Terekam di Kota Jambi Dini Hari

Terlihat beberapa kawanan geng motor membawa senjata tajam.-ist/jambi-independent.co.id-tangkapan layar instagram cicitv.

KOTA JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pemuda bermotor dan diduga membawa senjata tajam (sajam) beredar di media sosial Instagram.

Dalam unggahan tersebut, sekelompok pemuda geng motor itu disebut berada di kawasan persimpangan Hutan Kota Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Informasi mengenai kejadian tersebut diketahui dari unggahan salah satu akun media sosial di Jambi pada Selasa 28 Juli 2026.

Dalam narasi yang disertakan pada unggahan tersebut, geng motor itu disebut terlihat membawa senjata tajam dan diduga hendak melakukan aksi tawuran.

BACA JUGA:Angin Puting Beliung Mengamuk di Kerinci, 30 Rumah Rusak! Atap Warga Terbang dan Pohon Bertumbangan

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam video yang beredar, warga tampak merekam aktivitas sejumlah pemuda yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Namun, belum diketahui secara pasti identitas para pemuda maupun tujuan mereka membawa senjata tajam seperti yang disebutkan dalam narasi unggahan.

Informasi yang beredar di media sosial tersebut juga belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan aksi tawuran maupun identitas kelompok yang disebut-sebut dalam video.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Ini Pasal yang Sementara Diterapkan pada 6 Tersangka Kasus Kematian Brigadir EWS

Warga yang mengetahui informasi tersebut berharap aparat kepolisian dapat segera melakukan pengecekan dan menindaklanjuti informasi yang beredar guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Apalagi, aktivitas kelompok pemuda yang diduga membawa senjata tajam pada dini hari berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat apabila benar terjadi.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait video dan informasi yang beredar tersebut.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait