PB Djarum
b9

Misi di Papua Tuntas! 450 Prajurit Satgas Yonif 142/KJ Kembali dengan Selamat

Misi di Papua Tuntas! 450 Prajurit Satgas Yonif 142/KJ Kembali dengan Selamat

Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, diangkat ramai-ramai oleh Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya.-ist/jambi-independent.co.id-

PALEMBANG, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Pelabuhan Boom Baru Palembang, Kamis 4 Juli 2026, saat ratusan prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya kembali dari medan tugas di Papua.

Kedatangan para prajurit yang telah menuntaskan misi pengamanan perbatasan tersebut disambut langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin bersama jajaran pejabat TNI-Polri dan Forkopimda.

Momentum penyambutan ini menjadi istimewa karena seluruh personel yang berangkat melaksanakan tugas negara berhasil kembali dalam kondisi lengkap.

Sebanyak 450 prajurit Yonif 142/Ksatria Jaya kembali tanpa kehilangan satu pun personel selama menjalankan penugasan di wilayah perbatasan RI–Papua Nugini yang dikenal memiliki tantangan medan dan dinamika keamanan yang tinggi.

BACA JUGA:Langkah Besar Pertamina! Strategi Dekarbonisasi dan Energi Rendah Karbon Kian Dipercepat

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asops Kasdam II/Sriwijaya, Danlantamal Palembang, Kapolresta Palembang, pejabat utama Korem 042/Garuda Putih, para komandan satuan serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Nyamin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas dan profesionalisme.

Menurutnya, keberhasilan Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga keberhasilan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat selama bertugas.

"Keberhasilan ini merupakan bukti nyata profesionalisme dan kualitas pengabdian prajurit TNI Angkatan Darat. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga berhasil membangun komunikasi sosial, membantu masyarakat serta melaksanakan pembinaan teritorial dengan baik," ujar Danrem.

BACA JUGA:Membangun Kekuatan Politik atau Membangun Kepercayaan Rakyat?

Selama bertugas di Papua, para prajurit juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah penugasan.

Brigjen TNI Nyamin menegaskan pendekatan humanis yang diterapkan selama penugasan menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir sebagai pelindung, pengayom dan sahabat rakyat di mana pun berada.

Salah satu momen yang paling menyentuh dalam penyambutan tersebut adalah ketika Danrem mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh personel dalam kondisi lengkap.

"Patut kita panjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebanyak 450 prajurit berangkat melaksanakan tugas, dan 450 prajurit pula kembali dengan lengkap. Ini adalah anugerah yang sangat berharga bagi kita semua," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: