31 Desa di Tanjab Timur Siap Gelar Pemilihan BPD, Gunakan Dua Mekanisme
BERSIAP : Sebanyak 31 Desa sedang bersiap untuk melaksanakan pemilihan BPD.-Foto : Junaidi-Jambi-independent.co.id
MUARASABAK,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Persiapan 31 desa di Kabupaten Tanjab Timur untuk melaksanakan pemilihan Badan Permusyawaratan desa (BPD) pada tahun 2027.
Desa-desa tersebut tersebar di Kecamatan Muarasabak Timur, Sadu, Nipah Panjang, Geragai, Mendahara, dan Kecamatan Mendahara Ulu.
Kabid Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanjab Timur, Rica Saputra, mengatakan bahwa, pelaksanaan pemilihan BPD dilakukan menyesuaikan berakhirnya masa jabatan anggota BPD di masing-masing desa. Karena masa jabatan tidak sama, pemilihan tidak dapat dilakukan secara serentak.
"Pemilihan BPD disesuaikan dengan habisnya masa jabatan masing-masing. Karena itu pelaksanaannya tidak serentak," ucapnya.
BACA JUGA:Al Haris Dorong Santunan BPJS Tak Hanya Konsumtif, Tapi Jadi Modal Usaha Produktif
Dirinya menjelaskan, Desa Pandan Sejahtera di Kecamatan Geragai menjadi desa pertama yang akan melaksanakan pemilihan BPD pada 2026. Masa jabatan anggota BPD yang saat ini bertugas akan berakhir pada Oktober mendatang sehingga proses pemilihan perlu segera dipersiapkan.
Sementara itu, dua desa di Kecamatan Mendahara, yakni Desa Sinar Kalimantan dan Desa Lagan Ilir, dijadwalkan menggelar pemilihan pada waktu yang bersamaan karena masa jabatan anggota BPD di kedua desa tersebut berakhir pada periode yang sama.
Menurut Rica, terdapat dua mekanisme yang dapat digunakan dalam pemilihan BPD, yaitu melalui musyawarah keterwakilan dan pemilihan langsung oleh masyarakat di tingkat dusun.
BACA JUGA:Diduga Jadi Korban Eksploitasi dan Kekerasan, Dinsos Lakukan Pendampingan Terhadap Anak 13 Tahun
Meski demikian, pihaknya menilai pemilihan langsung lebih efektif karena dapat meminimalkan potensi permasalahan yang mungkin muncul selama proses pemilihan berlangsung.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pemilihan langsung oleh masyarakat dinilai lebih efektif. Namun, tetap ada kemungkinan beberapa desa memilih mekanisme musyawarah keterwakilan," jelasnya.
Dinas PMD Tanjab Timur berharap seluruh tahapan pemilihan BPD dapat berjalan lancar dan menghasilkan anggota BPD yang mampu menjalankan fungsi pengawasan pemerintahan desa serta menampung aspirasi masyarakat secara optimal.
"Tentunya kita berharap, pelaksanaan pemilihan BPD bisa berjalan dengan baik dan terpilih BPD yang bisa membantu kemajuan desa masing-masing," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



