Pemprov Jambi Buka Pendaftaran Beasiswa Pro Jambi Cerdas untuk Mahasiswa S1
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah.--andin/jambi-independent.co.id--
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jambi resmi membuka pendaftaran Program Beasiswa Pro Jambi Cerdas untuk jenjang Sarjana (S1) mulai 2 Juni hingga 11 Juni 2026.
Program ini ditujukan untuk membantu mahasiswa asal Jambi melalui dua kategori penerima, yakni mahasiswa kurang mampu dan mahasiswa berprestasi.
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah menjelaskan bahwa kategori berprestasi dibagi menjadi dua, yakni prestasi akademik dan non-akademik.
Untuk kategori non-akademik, pemerintah memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa yang pernah mengharumkan nama daerah pada tingkat nasional maupun internasional.
BACA JUGA:Usai Pergantian Pimpinan, Kejagung Geledah Kantor BGN di Jakarta
“Berprestasi itu terbagi dua lagi, yaitu berprestasi secara akademis dan berprestasi secara non-akademis. Non-akademis seperti misalnya pernah mewakili Provinsi Jambi pada lomba tingkat nasional, seperti juara PON, SEA Games, atau Olimpiade. Itu menjadi salah satu prioritas kita untuk memotivasi adik-adik kita yang sedang menjalankan pendidikan Sarjana S1,” katanya saat diwawancarai, Rabu 3 Juni 2026.
Ia mengatakan Pemprov Jambi menggandeng tim panitia seleksi independen yang berasal dari kalangan akademisi Universitas Jambi.
Seluruh proses seleksi dilakukan secara daring sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh mahasiswa asal Jambi, baik yang kuliah di dalam maupun luar daerah.
“Untuk menjaga netralitas, kita sudah meminta tim pansel khusus yang diwakili dari lembaga pendidikan Universitas Jambi. Jadi pemerintah hanya menjalankan, sementara yang menentukan hasil seleksi adalah tim pansel secara online,” katanya.
Amrulsyah menegaskan bahwa program tersebut terbuka bagi seluruh mahasiswa asal Jambi yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Stagnan di Level Rp2.774.000 per Gram pada Rabu Pagi
“Mahasiswa Jambi yang kuliah di luar daerah bahkan di luar negeri juga mempunyai kesempatan yang sama. Yang penting memenuhi syarat sesuai ketentuan yang sudah ditetapkan,” tambahnya.
Selain beasiswa S1, Pemprov Jambi juga tengah menjalankan program beasiswa tahfiz. Dari kuota sebanyak 300 penerima, minat masyarakat disebut sangat tinggi dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai lebih dari seribu orang.
“Kalau tahfiz itu kuota kita 300. Alhamdulillah animo masyarakat sangat antusias. Yang sudah mendaftar sekitar 1.000 lebih. Nanti yang tidak memenuhi syarat akan kita pilah sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Untuk program beasiswa mahasiswa S1 tahun ini, pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 500 penerima. Pemprov berharap jumlah tersebut dapat meningkat pada tahun-tahun mendatang seiring membaiknya kondisi keuangan daerah.
BACA JUGA:Seni Menyemai Hidroponik: Panduan Praktis Sukses Semai dengan Media Rockwool
“Untuk S1 kuotanya 500 mahasiswa tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan ekonomi kita bagus, anggaran kita bagus, sehingga kuotanya bisa bertambah. Termasuk beasiswa S2 dan S3 yang akan kita usulkan kembali,” katanya.
Sementara itu, terkait jumlah pendaftar pada hari pertama pembukaan beasiswa S1 , pemerintah belum dapat memberikan data pasti karena proses pendaftaran baru dimulai. Evaluasi dan perkembangan jumlah pendaftar akan diperbarui dalam beberapa hari ke depan.
“Belum bisa kita lihat karena baru hari pertama. Mungkin tiga hari ke depan baru bisa kita update perkembangan pendaftarnya,” tutupnya. *
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



