PB Djarum
b9

Nah Loh! Sepotong Kabel Misterius di Muaro Jambi Jadi Kunci Blackout Sumatera, Bareskrim Turun ke Jambi

Nah Loh! Sepotong Kabel Misterius di Muaro Jambi Jadi Kunci Blackout Sumatera, Bareskrim Turun ke Jambi

Bareskrim Polri turun ke Jambi selidiki blackout Sumatera.-ilustrasi/jambi-independent-

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Misteri di balik pemadaman listrik massal atau blackout yang melumpuhkan sejumlah wilayah di Sumatera mulai menemukan titik terang.

Sepotong konduktor atau kabel penghantar listrik yang ditemukan putus di Kabupaten Muaro Jambi kini menjadi barang bukti utama dalam proses penyelidikan blacokut Sumatera ini.

Benda tersebut ditemukan di lokasi sambungan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) titik 175–176 di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Temuan itu kini menjadi fokus pemeriksaan aparat dan tim teknis guna mengungkap penyebab pasti insiden yang sempat membuat jutaan pelanggan di Pulau Sumatera mengalami pemadaman secara bersamaan.

BACA JUGA:Dampak Pemadaman Listrik PLN! Pedagang dan Nelayan di Tanjab Tim Merugi: Ikan Harus Tetap Dingin

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Moh Irhamni, mengatakan hasil penyelidikan awal belum menemukan indikasi adanya unsur kesengajaan manusia.

"Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu," ujarnya.

Meski demikian, aparat belum menutup kemungkinan adanya faktor lain yang menjadi pemicu. Konduktor yang ditemukan putus kini telah diamankan untuk dilakukan pengujian lebih lanjut di laboratorium forensik.

Rencananya barang bukti tersebut akan diperiksa di Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama tim Litbang PLN.

BACA JUGA:Blackout Sumatera Berasal dari Jambi! YLKI Jambi Soroti PLN, Minta Evaluasi Total Usai Listrik Padam Massal

Insiden pemadaman besar itu sebelumnya terjadi pada Jumat malam 22 Mei 2026, saat cuaca buruk melanda sejumlah wilayah di Jambi.

Gangguan awal disebut terjadi pada jalur transmisi 275 kilovolt antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai.

Akibat gangguan tersebut, salah satu jaringan utama sistem kelistrikan Sumatera keluar dari sistem dan memicu ketidakseimbangan pasokan daya secara besar-besaran.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan gangguan pada jaringan transmisi itu memicu efek berantai yang dampaknya meluas ke berbagai daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait