Ruko Penjual Bakso Hangus Terbakar , Damkar Ingatkan Hati Hati dalam Penggunaan Tabung Gas
HANGUS : Petugas Damkar saat memadamkan api. Ruko penjual bakso di Muaro Jambi hangus terbakar.-Foto: ist-jambi independent
MUARO JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Satu unit rumah toko (ruko) yang digunakan untuk berjualan bakso di Desa Kasang Pudak, Dusun 5 RT 25, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten MUARO JAMBI, dilalap api pada Senin 18 Mei 2026 malam.
Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Laporan kebakaran pertama kali diterima Pos Wilayah (Poswil) Kumpeh pada pukul 22.35 WIB dari seorang warga bernama Bambang melalui sambungan telepon.
Hanya berselang lima menit, Regu 3 Poswil Kumpeh langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa satu unit armada pemadam bernomor polisi BH 8014 GZ.
BACA JUGA:183 Kepala Sekolah di Muaro Jambi Dilantik, Pemkab Dorong Perbaikan Pendidikan
Kebakaran diketahui terjadi di ruko milik Tugino yang sehari-hari digunakan untuk berjualan bakso. Dugaan sementara, sumber api berasal dari gerobak bakso yang menggunakan tabung gas elpiji 3 kilogram.
Petugas tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan lain. Setelah berjibaku selama kurang lebih 44 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 23.24 WIB.
Dalam proses pemadaman tersebut, petugas menghabiskan sekitar 4.000 liter air. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian material yang signifikan dalam peristiwa itu.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Muaro Jambi, Herman Susilo, mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
BACA JUGA:Kabar Besar dari SKK Migas! Langkah Baru Ini Bisa Dongkrak Lifting Minyak Nasional
“Kami bersyukur api dapat segera dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak sempat merembet ke bangunan lain. Respons cepat personel menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran ini,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan tabung gas elpiji, khususnya pada usaha kuliner yang menggunakan api terbuka setiap hari.
“Kami mengimbau masyarakat rutin memeriksa kondisi selang dan regulator gas, serta memastikan peralatan memasak dalam keadaan aman setelah digunakan. Kewaspadaan adalah langkah awal mencegah kebakaran,” tutupnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



