Dua Jemaah Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci karena Sakit, Satu Dirawat di Batam
SAKIT: Samsuddin (84), harus menunda keberangkatannya ke tanah suci, karena alasan kesehatan. Kini, dia masih mendapatkan perawatan di rumah sakit di Batam.-ist/jambi independent-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Keberangkatan jemaah haji Kloter BTH 13 menuju Madinah melalui Embarkasi Batam pada Rabu (6/5) berjalan lancar. Namun, dua calon jemaah haji asal Kota Jambi terpaksa menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci karena alasan kesehatan.
Kedua jemaah tersebut adalah Iramawaty Siregar Abdul Chatib Siregar (74) dan Samsuddin Buyung Kenek (84).
Petugas pendamping jemaah dari Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jambi, Rahmat Dwilki Akbar, menjelaskan bahwa Iramawaty batal berangkat sejak masih berada di Jambi. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan daerah, yang bersangkutan terindikasi mengalami gejala demensia.
Sementara itu, Samsuddin sempat tiba di Batam bersama rombongan. Namun, kondisinya tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
BACA JUGA:11 Bus Disiapkan, Ribuan Jemaah Haji Jambi Siap Diberangkatkan—Imigrasi Pastikan Tanpa Hambatan
“Pak Samsuddin saat ini dirawat di RS Awal Bros Batam. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dokter, sekaligus menunggu keluarga yang sedang menuju Batam,” ujar Dwilki.
Ia menambahkan, seluruh barang milik kedua jemaah tersebut telah diamankan oleh pihak terkait.
Untuk diketahui, Kloter BTH 13 diberangkatkan menuju Madinah pada Rabu pagi sekitar pukul 8.23 WIB dengan total 441 jemaah dan petugas. Rinciannya terdiri dari 194 laki-laki dan 247 perempuan.
Meski terdapat dua jemaah yang tertunda keberangkatannya, secara keseluruhan proses pemberangkatan berjalan tertib dan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


