b9

Dari Desa ke Gen Z: LPDB Perkuat Kopdes Merah Putih Lewat Pembiayaan dan Inkubasi Talenta Koperasi

Dari Desa ke Gen Z: LPDB Perkuat Kopdes Merah Putih Lewat Pembiayaan dan Inkubasi Talenta Koperasi

Lowongan Manager Kopdes Merah Putih: 35.476 posisi, status pegawai BUMN-jambi-independent-antaranewsfoto

JAMBI-INDEPENDENT.XO.ID - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memproses pengajuan pembiayaan untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), khususnya yang telah berjalan atau menjadi percontohan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penguatan koperasi di tingkat desa

Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menyampaikan bahwa seluruh proses pembiayaan dilakukan sesuai Peraturan Menteri Koperasi Nomor 09 Tahun 2025 tentang Penyaluran Pinjaman atau Pembiayaan Dana Bergulir kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan fokus utama pada penguatan unit simpan pinjam.

BACA JUGA:Sidang Etik Anggota DPRD Batang Hari Menghadirkan Barang Bukti, Dinilai Coreng Nama Baik

"Kami terus memproses proposal pembiayaan dari KDKMP sesuai Peraturan Menteri Koperasi Nomor 09 Tahun 2025," kata Krisdianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

LPDB juga telah menyetujui pembiayaan untuk sejumlah Kopdes/Kelurahan Merah Putih yang sudah berjalan, meski belum merinci total dana yang telah disalurkan kepada koperasi desa percontohan tersebut.

Selain pembiayaan langsung, LPDB bersama Kementerian Koperasi tengah menyiapkan panduan lembaga keuangan mikro (LKM) yang akan menjadi acuan operasional bagi koperasi desa, terutama dalam pengelolaan unit simpan pinjam.

Panduan ini disebut akan segera disebarluaskan guna memperkuat tata kelola dan mempercepat operasional koperasi desa di berbagai daerah.

BACA JUGA:Gubernur Al Haris Lepas 443 Jemaah Haji Kloter 13 Jambi, Harapkan Perjalanan Lancar dan Pulang dengan Selamat

Di sisi hulu, LPDB menggandeng 15 lembaga inkubator untuk mendorong lahirnya koperasi yang lebih adaptif, termasuk yang melibatkan generasi muda.

"LPDB semakin intensif melakukan kerja sama maupun pembiayaan kepada koperasi yang berafiliasi dengan organisasi maupun komunitas generasi muda," ujar Krisdianto.

Krisdianto menilai kolaborasi dengan komunitas generasi muda makin krusial untuk meningkatkan literasi koperasi, terutama di kalangan Gen Z yang tingkat pemahamannya terhadap koperasi masih relatif rendah. Dengan pendekatan inkubasi dan pembiayaan yang terintegrasi, LPDB berharap koperasi desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait