Optimalkan Potensi UMKM Tanjab Timur, SKK Migas PetroChina Bangun Rumah Produksi dan Galeri KUB Radesta
Ucapan terima kasih yang luar biasa juga dihaturkan oleh Linda Wati yang mewakili anggota KUB Radesta kepada pihak SKK Migas-PetroChina -jambi-independent-Skk Migas Petro China
MUARASABAK, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kebahagiaan saat ini dirasakan oleh anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) Radesta yang mengelola kerajinan tangan khas Kabupaten Tanjab Timur yang berlokasi di RT 05, RW 02, Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak Barat, Kabupaten Tanjab Timur.
Bagaimana tidak, semenjak mendapat bantuan pembangunan Rumah Anyaman Pandan dari dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd yang bersumber dari dana CSR, dengan ornamen menarik khas toko souvenir dengan pintu rolling kaca, mampu menarik minat konsumen untuk datang ke lokasi ini menjadi meningkat dari sebelumnya.
Terlebih, lokasi Rumah Anyaman Pandan yang dikelola oleh KUB Radesta ini berada tepat dipinggir jalan lintas Muara Sabak-Kuala Jambi (Kampung Laut), atau tepatnya sekitar 1 kilometer dari Simpang Garuda dan berlokasi tidak jauh dari Jembatan Rano.
Linda Wati, selaku Ketua KUB Radesta saat diwawancarai dilokasi usahanya ini mengatakan, KUB Radesta ini sudah berdiri sejak tahun 2004 dan sampai saat ini telah memiliki 10 anggota yang merupakan warga lokal.
Dalam perjalanan merintis KUB ini, kesuksesan dan juga buah manis yang telah dirasakan dari hasil penjualan souvenir kerajinan tangan berbahan daun pandan ini juga tidak terlepas dari peranan serta, bantuan dan juga support luar biasa yang diberikan oleh SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali, karena bangunan usaha kami ini yang sebelumnya semi permanen berbahan papan yang sudah rapuh dan kurang menarik, sekarang sudah dibantu oleh SKK Migas-PetroChina dengan bangunan baru berbahan keseluruhan beton, pintu rolling kaca dan memberikan nuansa yang menarik minta konsumen untuk datang kemari," ucapnya.
BACA JUGA:Ini Alasan dan Penyebab Dua Jemaah Haji Kloter 13 Asal Kota Jambi Tunda Keberangkatan
Bangunan baru yang didirikan oleh SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd ini baru berusia 7 bulan dengan ukuran 6x8 meter, ditambah bangunan teras yang menarik dan juga ditambah satu pembangunan untuk lokasi penjemuran bahan baku pandan olahan kerajinan tangan di KUB Radesta ini.
Dengan konsep pintu berukuran besar berbahan kaca dengan pola rolling ini, membuat barang dagangan KUB Radesta yang dipajang di dalam bangunan Rumah Anyaman Pandan ini bisa terlihat dari luar oleh pengguna jalan lintas yang ramai lalu lalang setiap harinya melintas didepan bangunan usaha ini.
"Kalau waktu masih bangunan lama yang semakin hari semakin lapuk, orang yang melintas di depan tempat usaha kami ini mungkin tidak tau ini lokasi apa dan jarang dilirik orang. Tapi sekarang, kalau ada pengendara yang lewat, pasti mereka noleh kesini dan tidak jarang dari pengedara yang melintas menyematkan mampir untuk berbelanja atau melihat kerajinan yang dipajang di gerai Rumah Anyaman Pandan kami ini," ungkapnya.
BACA JUGA:Diluncurkan di Jambi, Ombudsman RI Buka Posko Aduan Haji Daring 24 Jam
Ucapan terima kasih yang luar biasa juga dihaturkan oleh Linda Wati yang mewakili anggota KUB Radesta kepada pihak SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd yang telah membantu meningkatkan pendapatan KUB Radesta miliknya yang otomatis memberikan dampak positif juga terhadap penghasilan yang diterima anggota kelompoknya.
Untuk masyarakat yang ingin melihat dan memesan jenis kerajinan tangan anyaman pandan yang diproduksi oleh KUB Radesta ini bisa mengakses Facebook dan Instagram pengelolaan Rumah Anyaman Pandan ini, dengan nama akun "Linda Radesta".
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


