b9

Ini Alasan dan Penyebab Dua Jemaah Haji Kloter 13 Asal Kota Jambi Tunda Keberangkatan

Ini Alasan dan Penyebab Dua Jemaah Haji Kloter 13 Asal Kota Jambi Tunda Keberangkatan

Persiapan keberangkatan jemaah haji Provinsi Jambi resmi dimulai dengan diterimanya Jemaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kota Jambi di Asrama Haji Jambi, Selasa 5 Mei 2026. -Andin/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pemberangkatan jemaah haji 2026 Provinsi JAMBI resmi dimulai dengan diterimanya jemaah haji kelompok terbang (Kloter) 13 asal Kota JAMBI di Asrama Haji JAMBI, Selasa 5 Mei 2026.

Sebanyak 442 jemaah dan petugas diberangkatkan pada kloter perdana ini setelah dua calon jemaah menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi, mengatakan Kloter 13 menjadi penanda dimulainya operasional haji tahun 2026 di Provinsi Jambi.

“Hari ini menandakan kita memulai operasional haji di Provinsi Jambi, dimulai Kloter 13 dari Kota Jambi. Harapan kami, ketika jemaah sudah masuk ke asrama haji, keluarga pengantar cukup mendoakan dari rumah masing-masing agar jemaah nyaman mempersiapkan diri,” ujarnya saat sambutan penerimaan jemaah.

BACA JUGA:Diluncurkan di Jambi, Ombudsman RI Buka Posko Aduan Haji Daring 24 Jam

Ia menjelaskan, seluruh jemaah akan mengikuti proses one stop service di asrama haji, termasuk pembagian kartu nusuk yang tahun ini untuk pertama kalinya diberikan dan diaktivasi langsung di Asrama Haji Jambi.

“Ada perubahan tahun ini. Kalau sebelumnya kartu nusuk diberikan di Mekkah atau Madinah, tahun ini diberikan di Asrama Haji Jambi dan langsung diaktivasi sehingga sampai di sana aman,” katanya.

Selain itu, Wahyudi menyebut layanan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas juga menjadi prioritas dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Berbagai fasilitas telah disiapkan, mulai dari mobil golf, makanan khusus, kendaraan khusus, hingga tim pendamping khusus.

“Kita siapkan mobil golf, tim khusus, makanan khusus, kendaraan khusus, termasuk tim bimbingan manasik khusus. Lansia dan disabilitas menjadi prioritas kita karena memang itu tagline kita di 2026,” katanya.

BACA JUGA:Usia Bukan Halangan! Jemaah Calon Haji Tertua dari Jambi Berumur 100 Tahun, Termuda 14 Tahun

Sementara itu, dua calon jemaah asal Kota Jambi terpaksa menunda keberangkatan karena salah satunya mengalami gangguan kondisi psikis. Menurut Wahyudi, kondisi tersebut menyebabkan jemaah mengalami sesak nafas saat berada di keramaian sehingga memutuskan menunda keberangkatan bersama suaminya.

“Yang sakit itu istrinya. Informasi yang kita dapat bukan sakit fisik, tetapi kondisi psikis. Kalau di keramaian dia sesak napas. Karena tidak berangkat, suaminya pun tidak berangkat,” ungkapnya.

Keduanya telah mengajukan penundaan keberangkatan dan dijadwalkan masuk pada Kloter 25 yang akan diberangkatkan 20 Mei mendatang.

“Mereka sudah membuat surat pernyataan tunda dan sudah kita proses ke pusat untuk pembatalan dan penggantian. Penggantian nanti kita dorong di Kloter 25 tanggal 20 Mei,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait