b9

Bukan Hanya Lansia: Anak Muda Juga Berisiko Katarak, Ini Tanda Awal yang Sering Diabaikan

Bukan Hanya Lansia: Anak Muda Juga Berisiko Katarak, Ini Tanda Awal yang Sering Diabaikan

Katarak juvenil bisa menyerang usia muda akibat trauma mata, diabetes-Ilustrasi/jambi-independent-Akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Dokter spesialis mata Florence Meilani Manurung menyampaikan bahwa katarak tidak hanya terjadi pada orang lanjut usia, tetapi dalam kondisi tertentu dapat muncul pada usia muda.

Saat dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Senin, dr. Florence Meilani Manurung, Sp.M (K) menyampaikan bahwa katarak pada usia muda disebut katarak juvenil.

"Ada katarak juvenil, namun tidak sebanyak (katarak pada) usia tua atau katarak senilis," kata dokter lulusan Universitas Indonesia itu.

BACA JUGA:Rudi Wage Sebut Aliran Dana ke Mantan Kadis Pendidikan Vahrial, Rp 1 Miliar Dalam Koper Diserahkan di Jakarta

MENGENAL KATARAK JUVENIL: APA BEDANYA DENGAN KATARAK LANSIA?

Katarak juvenil merujuk pada kondisi kekeruhan lensa mata yang terjadi pada usia produktif, umumnya di bawah 40 tahun.

Meski prevalensinya lebih rendah dibanding katarak senilis (pada lansia), dampaknya bisa lebih signifikan karena mengganggu masa aktif seseorang.

Menurut dr. Florence, katarak pada usia produktif umumnya dipicu oleh beberapa faktor berikut:

  • Trauma pada Mata
  • Benturan atau pukulan langsung pada area mata
  • Cedera akibat benda tajam yang mengenai mata
  • Kecelakaan kerja atau olahraga yang melibatkan risiko cedera mata
  • Masalah Metabolisme

 

Diabetes melitus: Kadar gula darah tinggi dapat merusak struktur lensa mata

Hipertensi: Tekanan darah tinggi memengaruhi sirkulasi darah ke mata

Gangguan metabolisme lain yang berdampak pada kesehatan jaringan mata

BACA JUGA:4.878 Tiket Sudah Direfund: KAI Pastikan Proses Pengembalian Dana Mudah dan Cepat Pasca Tragedi Bekasi

Miopia Tinggi (Rabun Jauh Berat)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: