Sehari Usai Dicopot dari Kepala BGN, Dadan Hindayana Langsung Jadi Tahanan Kejagung
Dadan Hindayana ditahan Kejagung-ist/jambi-independent.co.id-
JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Perkembangan terbaru di Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi perhatian publik setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor lembaga tersebut pada Rabu 3 Juni 2026.
Penggeledahan ini berlangsung hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan BGN.
Sorotan semakin besar ketika mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, terlihat berada di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah mobil tahanan terparkir di area Gedung Jampidsus. Pengamanan juga diperketat dengan kehadiran aparat keamanan di sekitar kompleks Kejaksaan Agung.
BACA JUGA:Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Korupsi DAK SMAN 6 Tanjabtim, Sidang Lanjut ke Tahap Pembuktian
Selain Dadan Hindayana, dua mantan pejabat BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, dikabarkan turut dimintai keterangan oleh penyidik dalam rangkaian pemeriksaan yang berlangsung sepanjang hari.
Sementara itu, tim penyidik Jampidsus secara paralel melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mochamad Jeffry, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.
"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN," ujarnya kepada wartawan, dilansir dari beritasatu.com.
BACA JUGA:13 Kasus DBD di Muaro Jambi, Periode April 2026, Warga Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Namun hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum mengungkap secara rinci perkara yang menjadi dasar tindakan penggeledahan maupun materi yang sedang didalami oleh penyidik.
Selama proses penggeledahan berlangsung, akses menuju sejumlah ruangan di kantor BGN dilaporkan dibatasi. Aktivitas pegawai juga berjalan terbatas karena beberapa area tidak dapat diakses untuk sementara waktu.
Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah pemerintah mengumumkan pergantian pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan melakukan pergantian pimpinan BGN sebagai bagian dari evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



