Viral di Media Sosial! Polisi Sisir Rumah Terduga Pengedar di Batang Hari, Begini Faktanya
Anggota Satresnarkoba Polres Batang Hari, melakukan pemeriksaan di sebuah rumah yang dicurigai.-ist/jambi-independent.co.id-
BATANG HARI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Viral di media sosial terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten BATANG HARI, langsung mendapat respons cepat aparat kepolisian.
Tim gabungan yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Batang Hari bersama anggota Opsnal Satresnarkoba dan Kapolsek Muara Tembesi, bergerak melakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat aktivitas jaringan narkoba tersebut, Kamis 14 Mei 2026.
Penggerebekan dilakukan di RT 08, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, dengan melibatkan unsur kepolisian serta disaksikan langsung Ketua RT setempat.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan rumah yang diduga menjadi tempat aktivitas peredaran narkotika.
Namun hasil penggeledahan tidak menemukan barang bukti narkotika seperti yang ramai diperbincangkan masyarakat.
Meski demikian, petugas menemukan sebuah alat yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba berupa sendok sabu yang dibuat dari pipet sedot.
Polisi juga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri terhadap dugaan pelaku peredaran narkotika.
Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Dewa Made Palguna menegaskan bahwa setiap informasi yang diterima aparat akan ditindaklanjuti secara serius melalui proses penyelidikan yang terukur.
BACA JUGA:Tanda Tangani MoU dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
"Setiap informasi yang masuk, termasuk yang viral di media sosial, tentu akan kami tindak lanjuti. Namun semuanya harus melalui proses penyelidikan agar hasilnya maksimal dan tidak menimbulkan kesalahan dalam penindakan," tegas Kombes Pol Dewa Made Palguna.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap kooperatif dan mendukung upaya pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi yang valid kepada aparat.
"Kami mengajak masyarakat bersama-sama memerangi narkotika. Jangan bertindak sendiri. Percayakan proses penanganan kepada aparat agar berjalan sesuai aturan dan tetap mengedepankan asas hukum," tambahnya.
Dari hasil penelusuran di lokasi, polisi memperoleh keterangan dari orang tua DIGA yang menyebutkan bahwa yang bersangkutan saat ini sedang bekerja di wilayah Dharmasraya, Sumatera Barat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



