Niat Menolong Berujung Petaka! Remaja SMK di Jambi Ditusuk Saat Konvoi Kelulusan, Dapat 30 Jahitan di Pinggang
Ilustrasi. Seorang siswa SMK ditikam sekelompok orang tak dikenal.-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Momen yang seharusnya menjadi perayaan kelulusan penuh kebahagiaan berubah menjadi tragedi berdarah.
Seorang remaja SMK di Kota Jambi, Ibnu (19), justru menjadi korban penikaman brutal saat hendak menolong orang lain di tengah konvoi kelulusan.
Peristiwa mengerikan ini terjadi di kawasan PAL V, Kota Jambi, Senin malam 4 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Alih-alih mendapat apresiasi atas niat baiknya, Ibnu malah diserang secara tiba-tiba oleh sekelompok orang tak dikenal.
BACA JUGA:Curi HP Saat Jemaah Tertidur di Masjid! Dua Pemuda Sarolangun Diamankan Polisi, Satu Masih Pelajar
Saat ditemui di kediamannya di RT 06, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, Ibnu masih tampak trauma saat menceritakan kejadian tersebut.
Ia mengatakan, insiden bermula ketika dirinya bersama dua rekannya hendak pulang usai mengikuti konvoi kelulusan.
“Waktu itu kami mau pulang, di PAL V kami lihat ada orang pakai seragam sekolah terbaring di tengah jalan. Kami niat mau nolong,” cerita Ibnu, Selasa 5 Mei 2026.
Namun situasi berubah drastis dalam hitungan detik. Saat hendak mendekat untuk memberikan pertolongan, Ibnu dan kedua temannya justru diserang dari arah belakang oleh sekelompok orang yang juga mengenakan seragam sekolah.
“Tiba-tiba dari belakang kami diserang. Jumlahnya cukup banyak, kami langsung dikeroyok,” katanya.
Dalam serangan brutal tersebut, Ibnu mengalami luka tusuk serius di bagian pinggang belakang. Luka tersebut cukup dalam hingga ia harus menjalani penanganan medis dengan 30 jahitan.
“Saya kena tusuk di bagian belakang, di pinggang. Lukanya cukup dalam,” ujarnya.
Sementara itu, Surya, ibu korban, berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman setimpal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


