b9

Tegang! Evakuasi Excavator PETI di Bungo Dihadang Warga, Polisi Turunkan Polwan—Diamankan Tengah Malam

Tegang! Evakuasi Excavator PETI di Bungo Dihadang Warga, Polisi Turunkan Polwan—Diamankan Tengah Malam

Warga menghadang upaya polisi mengamankan excavator PETI di Kabupaten Bungo.-ist/jambi-independent.co.id-

BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Proses penertiban tambang ilegal di Dusun Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo berlangsung dramatis.

Upaya evakuasi alat berat hasil razia Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) oleh Polres Bungo sempat terkendala setelah diduga dihadang warga di lokasi, Kamis 30 April 2026.

Insiden terjadi saat petugas hendak memindahkan alat berat jenis excavator yang telah diamankan sejak siang hari.

Sejumlah warga, yang mayoritas ibu-ibu, terlihat berkumpul di sekitar lokasi hingga akses jalan, membuat proses evakuasi ke mobil trado tertunda.

BACA JUGA:Harga Emas Antam Tiba-Tiba Melonjak! Naik Rp30 Ribu Hari Ini Jumat 1 Juli 2026, Saatnya Beli atau Jual?

Evakuasi yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB baru berhasil dituntaskan sekitar pukul 23.00 WIB, setelah aparat melakukan berbagai langkah pengamanan dan pendekatan di lapangan.

Pihak Polres Bungo memastikan bahwa situasi yang sempat memanas dapat dikendalikan dengan baik. Penambahan personel, termasuk kehadiran Polisi Wanita (Polwan), menjadi strategi utama untuk meredam ketegangan.

“Evakuasi alat berat berhasil dilaksanakan setelah dilakukan penambahan kekuatan personel, termasuk kehadiran Polwan untuk membantu pendekatan persuasif kepada masyarakat,” ujar pihak kepolisian.

Pendekatan humanis tersebut dinilai efektif membuka akses evakuasi tanpa menimbulkan konflik lanjutan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Banjir Sarolangun, Brimob Jambi Turun Tangan! 17 Personel Dikerahkan, Rumah hingga Sekolah Dipenuhi Lumpur

Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ilham Tri Kurnia, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti melakukan penertiban aktivitas PETI di wilayah hukumnya.

Menurutnya, penindakan ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga upaya menjaga lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal.

“Penindakan terhadap aktivitas PETI akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. Namun dalam pelaksanaannya, kami tetap mengedepankan pendekatan humanis agar situasi kamtibmas tetap kondusif,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas PETI yang selain melanggar hukum, juga berdampak serius terhadap lingkungan dan kehidupan jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait