Kapan Pemanggilan Tim 12? Ini Penjelasan Polisi Terkait Konflik Lahan Sawit di Desa Betung Muaro Jambi
Ilustrasi. Penyidik Satreskrim Polres Muaro Jambi segera memanggil Tim 12 terkait konflik lahan di Desa Betung Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Penyidik Satreskrim Polres Muaro Jambi telah meminta keterangan dari saksi ahli, terkait konflik lahan sawit yang berada di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
Dari keterangan saksi ahli tersebut, penyidik rencananya akan melakukan pemanggilan terhadap 11 orang dalam Tim 12 orang tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kanit Pidum Satresrkrim Polres Muaro Jambi, Ipda Davidson Rajagukguk, saat dikonfirmasi hari Jumat 9 Juni 2026.
"Kita rencananya memang akan melakukan pemanggilan terhadap mereka," kata dia.
BACA JUGA:Wah! Solichin Ali Sebut Kementerian Serahkan Lahan Sawit 2.391,6 ke KTH Betung Bersatu Kumpeh
Hanya saja, saat ini pihaknya belum menjadwalkan pemanggilan tersebut.
Menurut dia, pihaknya masih menyiapkan berkas-berkas administrasi serta hal-hal lainnya sebelum melakukan pemanggilan.
Apalagi, saat ini ada perubahan pada KUHP dan KUHAP. Tentu saja, penyidik juga harus menyesuaikan hal tersebut.
Untuk diketahui, polisi saat ini terus menangani konflik lahan sawit yang berada di Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
BACA JUGA:1 Ramadhan 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Versi Pemerintah, NU, Muhammadiyah dan Amalan Pentingnya!
Dalam kasus ini, Polres Muaro Jambi menangani 2 kasus. Pertama adalah pelimpahan kasus dari Polda Jambi, terkait laporan wanita inisial MA terhadap sekelompok orang yang dinamakan Tim 12.
Kasus ke 2, adalah laporan Koperasi Produsen Fajar Pagi terhadap Tim 12, yang masuk langsung ke Polres Muaro Jambi.
Terbaru adalah, penyidik telah meminta keterangan terhadap saksi ahli terkait laporan Koperasi Produsen Fajar Pagi terhadap Tim 12.
Hal ini disampaikan oleh Kanit Pidum Satreskrim Polres Muaro Jambi, Ipda Davidson Rajagukguk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




